suplemenGKI.com

Berpegang Pada Janji Tuhan

Kejadian 12:1-9

 

Pengantar
                Tahun 2018 boleh dikatakan sebagai tahun pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) karena ada 171 wilayah yang mengadakan (termasuk 17 pil gub). Dalam ajang pilkada ini seharusnya calon pemimpin tersebut menjual program yang akan dilakukan nanti kalau mereka terpilih, namun sering kali yang terjadi adalah banyaknya calon pemimpin yang hanya jual janji-janji saja. Karena banyak calon pemimpin setelah jadi pemimpin lupa pada janji-janjinya. Bagaimana kalau Tuhan yang berjanji pada manusia?

Pemahaman
Ay 1-3. Apa yang difirmankan Tuhan kepada Abram?
Ay 4-5. Apa yang dilakukan Abram, menanggapi panggilan Tuhan?
Ay 6-7, Apa yang difirmankan Tuhan dekat Sikhem
Ay 8-9, Apa yang diperbuat Abram, setelah Tuhan berfirman kepadanya?

 

Abram dipanggil Tuhan untuk pergi ke suatu negeri yang akan ditunjukkan Tuhan kepadanya. Tuhan menjanjikan kepada Abram menjadi bangsa yang besar, namanya masyur dan menjadi berkat bagi banyak orang. Melalui Abram, kaum dimuka bumi ini akan diberkati Tuhan.

Abram mempercayai panggilan tersebut dan bertindak sesuai dengan panggilan Tuhan yakni meninggalkan tanah kelahirannya menuju ke tanah Kanaan. Abram membawa keluarganya bersama dengan Lot dan budak-budaknya serta dengan harta benda yang ia miliki.

Sesampainya dekat Sikhem, Tuhan menampakkan diri kepada Abram dan menyatakan bahwa Tuhan akan memberikan negeri ini kepada keturunan Abram. Maka Abram mendirikan mezbah bagi Tuhan karena Tuhan telah menampakkan diri-Nya kepadanya.

Abram berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, dan Abram mendirikan mezbah ditempat itu, serta memanggil nama Tuhan.

Abram tidak pernah tahu seperti apakah negeri yang dijanjikan Tuhan kepadanya, namun Abram hanya memegang janji Tuhan di dalam hidupnya. Abram semakin percaya pada janji Tuhan ketika Tuhan menampakkan diri-Nya. Abram merasa imannya diteguhkan Tuhan terus menerus.

Refleksi
Ambil beberapa menit untuk merenungkan: Kapan Tuhan memanggil saudara untuk menjadi orang yang beriman? Bagaimana kita menjalani iman kita dalam dunia ini? Bagaimana saudara tahu janji-janji Tuhan bagi saudara?

Tekadku
Ya, Tuhan seringkali kami lebih senang mendengar janji-janji manusia. Kami hampir tidak pernah tahu akan janji-Mu kepada kami, karena kami kurang dekat dengan-Mu dan Firman-Mu. Ampunilah kami ya Tuhan.

Tindakanku
Hari ini saya akan baca Firman Tuhan, dan memegang janji Tuhan dalam hidup saya. Saya akan menerapkan janji Tuhan dalam keseharian saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«