suplemenGKI.com

Bacaan : Lukas 2 :  8-20.

“Hari ini telah lahir bagimu, Juruselamat”

PENGANTAR.
Kristus lahir dalam sebuah kandang, suatu tempat dimana ternak dipelihara, dan IA ditempatkan disebuah palungan yang merupakan tempat makanan bagi ternak-ternak piaraan. Kelahiran Sang Juruselamat merupakan peristiwa terbesar  dalam sejarah umat manusia, terjadi dalam keadaan yang paling sederhana, padahal Yesus adalah  Raja diatas segala Raja. Tetapi IA tidak dilahirkan seperti seorang Raja, Ia telah merendahkan DiriNya menjadi manusia hina agar kehadiranNya dapat diterima manusia.

PEMAHAMAN.

  1. Mengapa para Malaikat memberitakan kelahiran Yesus kepada para gembala ? ( ayat 8-9 )
  2. Apa yang di beritakan para Malaikat kepada para gembala ? ( ayat 10-12 )
  3. Apa yang disaksikan oleh para gembala ?  ( ayat 13-14 )
  4. Apa yang dilakukan para gembala ? ( ayat 15- 20 )

Para gembala, pada umumnya miskin dan tersisih. Mereka dipandang sebagai orang yang tak terhormat, yang harus diabaikan, kotor dan tak tahu hukum. Kalaupun  mereka adalah para gembala khusus yang menggembalakan kawanan domba yang akan dipersembahkan  di Bait Suci pada waktu pagi dan petang sebagai korban persembahan, itupun tidak mengurangi status mereka sebagai orang rendahan yang tidak mendapat tempat di hati para pejabat Bait Suci.

Kepada para gembala inilah kelahiran  Sang Raja sederhana  untuk pertama kali diberitakan. “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus Tuhan” (ayt 11). Pemberitaan para malaikat Tuhan tersebut sangat luar biasa. Yesus Kristus yang baru lahir disebut “Juruselamat”. Pernyataan tersebut hendak menjelaskan bahwa,  Pertama  : Bahwa Yesus Sang Juruselamat akan membebaskan umat manusia dari dosa. Sepanjang sejarah hiidup manusia telah dikuasai oleh iblis yang membawa manusia kepada hukuman kematian atas dosa dan kejahatan yang mereka lakukan.  Kedua : Bahwa Sang Juruselamat  itu adalah “Kristus Tuhan”. Kristus berarti yang diurapi sebagai Mesias yang akan datang. IAlah yang akan memerintah umatNya dengan Kasih dan Keadilan. Apa yang disampaikan oleh para Malaikat tersebut membuat para gembala terkejut, kagum dan bersukacita karena tidak lama kemudian mereka mendengar paduan suara para malaikat memuji dan memuliakan Allah.

Berita tentang kelahiran sang Juruselamat, telah menggetarkan hati mereka untuk mencari dimana keberadaan sang bayi yang baru lahir tersebut. Dengan tekad yang bulat mereka segerra melangkah mencari bayi sang Juruselamat sesuai dengan petunjuk para malaikat tersebut sehingga mereka dapat menemukan bayi sang Juruselamat.  Mereka ceritakan semua peristiwa tersebut  kepada bunda Maria. Dalam perjumpaan dengan sang Juruselamat yang baru lahir, mereka tertunduk penuh puji dan sembah. Kini kitapun memperingatiNya dalam perayaan natal, apakah dalam perayaannatal kali ini  ada puji dan sembah bagi Sang Juruselamat kita ?

REFLEKSI.
Marilah kita merenungkannya ! Yesus sang Raja diatas segala Raja lahir didalam kesederhanaan. Bagaimana kita menyambutNya ? dengan pesta yang meriah atau dengan kesederhanaan ?

TEKADKU.
Ya Tuhan terimakasih, Engkau lahir ke dunia dalam kesederhanaan karena cintaMu kepada saya, kini terimalah puji dan sembahku.

TINDAKANKU.
Sebagaimana Tuhan memperhatikan orang yang tersisih maka saya juga akan memperhatikan orang yan tersisih.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*