suplemenGKI.com

Kamis, 25 April 2019

24/04/2019

Bacaan : Wahyu 1 : 4-6

Tema : Tuhan selalu menyertai umat-Nya

PENGANTAR
Kitab Wahyu ini di tulis oleh rasul Yohanes kepada ke tujuh jemaat di Asia kecil. Asia kecil pada jaman itu merupakan salah satu propinsi kerajaan Romawi  ( sekarang di sekitar daerah Turki ). Barangkali jemaat-jemaat ini dipilih  karena mereka mewakili jemaat-jemaat keseluruhan jemaat pada waktu itu. Karena kata “tujuh” bermakna suatu keseluruhan yang lengkap/keseluruhan jemaat. Ketika kitab ini ditulis gereja perdana berada dalam situasi yang sulit. Domitian, kaisar Romawi pada waktu itu memerintahkan seluruh penduduk dalam wilayah pemerintahannya untuk menyembah dan mengakui kaisar sebagai Tuhan. Dan orang-orang Kristen tidak mau mentaati karena hanya Kristuslah Tuhan dan hanya Dia-lah yang layak disembah. Akibatnya mereka mengalami tekanan dan penganiayaan.

PEMAHAMAN

  1. Apa yang di tegaskan oleh Yohanes kepada jemaat-jemaat di Asia kecil yang sedang menderita ? ( ayat 4-5a )
  2. Di tengah-tengah penderitaan dan aniaya yang dialami jemaat-jemaat Yohanes tetap mengajak mereka memuliakan Allah. Apa alasan Yohanes mengajak mereka memuliakan Allah ? ( ayat 5b-6 )

Di tengah-tengah jemat-jemaat yang sedang menderita dan teraniaya Yohanes menegaskan kepada jemaat-jemaat di Asia kecil bahwa Tuhan Allah menyertai mereka. Dengan kalimat lain Yohanes mengatakan, “Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu”. Kasih karunia adalah kebaikan Allah yang diberikan kepada mereka yang tidak layak mendapatkannya. Namun Tuhan Allah melimpahkan Anugerah-Nya kepada mereka yang percaya kepada Yesus Kristus. Sedangkan Damai sejahtera merupakan hasil dari pemberian Kasih karunia-Nya, yaitu damai antara manusia dengan Allah melalui Kristus. Dengan demikian Yohanes menegaskan kepada jemaat-jemaat di Asia kecil yang sedang menderita bahwa Tuhan yang penuh Kasih karunia akan melindungi, meneguhkan dan menghibur segenap jemaat sehingga mereka akan mengalami damai sejahtera. ( damai dalam badai )

Oleh sebab itu Yohanes mengajak jemaat-jemaat untuk memuliakan nama Tuhan.  Ditengah-tengah jemaat-jemaat yang menderita dan teraniaya Yohanes mengajak mereka memuliakan Tuhan alasannya adalah, karena di dalam Yesus Kristus, Allah telah mengasihi dan menebus kita. Dia telah melepaskan kita dari dosa. Kristus mengasihi kita secara terus menerus dan untuk selama-lamanya dan melepaskan kita dari dosa sekali untuk selama-lamanya. Oleh sebab itu dalam keadaan di tindas, menderita, dihina, miskin, sakit dan apapun keadaan kita Tuhan Yesus Kristus tetap mengasihi kita. Dengan demikian dalam keadaan apapun kita bisa memuliakan nama Tuhan dan mempersembahkan hidup kita bagi Tuhan.

Perlindungan dan penyertaan Tuhan juga berlaku kepada segenap jemaat Tuhan pada masa kini termasuk kita. Percayalah bahwa Tuhan selalu menyertai kita apapun yang sedang kita alami. Oleh sebab itu muliakanlah dan masyurkanlah nama Tuhan. Amin.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan ! Saudara sebagai umat Tuhan, pernahkah saudara mengalami saat-saat sulit sebagai orang kristen ? Apakah saudara yakin bahwa Tuhan menyertai saudara ? Dalam sitasi sulit, apakah saudara masih memuliakan nama Tuhan ?

TEKADKU
Ya Tuhan, yakinkanlah saya bahwa Engkau selalu menyertai saya dalam segala situasi yang saya alami.

TINDAKANKU
Saya akan selalu memuliakan nama Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«