suplemenGKI.com

Kamis, 23 April 2020

22/04/2020

Kisah Para Rasul 2:14, 36-41

BERTOBATLAH DENGAN SUNGGUH

 

Pengantar
Pentakosta adalah salah satu hari penting dan hari raya besar bagi bangsa Israel sejak Perjanjian Lama hingga dimasa  Perjanjian Baru. Pentakosta berasal dari kata Yunani yang menunjuk pada sebuah perayaan yang dikenal di dalam Perjanjian Lama sebagai Hari Raya Tujuh Minggu (lih. Im 23:15; Ul 16:9). Kata Pentakosta secara harfiah berarti lima puluh, yang merujuk pada lima puluh hari yang telah berlalu sejak persembahan Paskah. Hari raya Tujuh Minggu merayakan berakhirnya panen gandum.

Ditengah situasi bangsa Yahudi sedang merayakan salah satu hari besar keagamaannya, terjadi sebuah peristiwa yang mengundang perhatian semua orang yang ada di Yerusalem. Roh Kudus hadir ditengah-tengah para murid. Petrus yang dipenuhi dengan Roh Kudus dengan berani menyampaikan firman Tuhan kepada ribuan orang yang ada disitu.

Pemahaman

Ayat 2:14               Apa yang dilakukan Petrus dan apa yang disampaikannya kepada banyak orang ?

Ayat 36-41            Apa yang disampaikan Petrus dalam khotbahnya ? Bagaimanakah tanggapan orang-orang yang mendengarnya ?

Diceritakan dalam teks bacaan bahwa Petrus yang dipenuhi Roh Kudus dengan berani berdiri dan menyampaikan khotbah dihadapan ribuan orang. Di awal khotbahnya Petrus menyapa semua orang, serta mengajak setiap orang memperhatikan apa yang disampaikannya (ayat 14).

Dalam khotbahnya Petrus menyampaikan hal-hal mendasar tentang iman Kristen. Salah satunya adalah sebuah pengakuan bahwa Yesus adalah Tuhan dan Kristus (ayat 36). Uraian khotbah Petrus menggugah hati banyak orang sehingga mereka merespon khotbah Petrus dengan bertanya hal-hal yang harus mereka lakukan. Petrus mendorong setiap orang untuk bertobat dan memberi diri mereka untuk dibaptis sebagai tanda pertobatan (ayat 38). Petrus mengajak semua orang untuk membuka diri diselamatkan. Mengubah kehidupan mereka agar tidak lagi berada dalam keterikatan dosa.

Teks bacaan hari ini memiliki banyak sekali pesan untuk disampaikan. Namun salah satu yang perlu dan penting untuk dijadikan bahan perenungan adalah bahwa firman Tuhan mengajak setiap umat Tuhan untuk melihat kembali dalam kehidupan pribadi sudahkah karya penebusan yang dikerjakan Kristus sungguh telah mengubah kehidupan umat. Khotbah Petrus mengajak setiap orang untuk sungguh-sungguh memberi diri bertobat dan sungguh-sungguh menerima Yesus sebagai Tuhan dan Kristus.

Sekarang ini ada begitu banyak orang Kristen yang mengaku Yesus adalah Tuhan dan Kristus namun hidupnya dekat dengan dosa. Pengakuan tidak sejalan dengan tindakan atau sikap hidup sehari hari.

Refleksi
Pertobatan bukanlah hal yang instan. Pertobatan adalah sebuah proses perubahan. Perubahan kearah yang lebih baik. Pertobatan yang setengah hati bukanlah pertobatan. Pertobatan harus diikuti oleh sikap yang terbuka dan bersedia menerima Kristus sebagai pusat kehidupan.

Tekadku
Ya Allah mampukan aku untuk hidup dalam pertobatan yang tidak setengah hati. Pertobatan yang sungguh-sungguh. Ajar aku untuk terus hidup dalam tuntunan dan bimbingan-MU

Tindakanku
Mengevaluasi diri setiap hari dan terus membaca firman Tuhan

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«