suplemenGKI.com

1Yohanes 3:16-18.

 

Kristus Memberi Teladan Tentang Berbagi

Pengantar:

Dunia hari ini begitu kuat dengan semangat pementingan diri sendiri, tanpa peduli dengan orang lain apalagi berbagi. Jika ada yang berbagi, tidak jarang ditunggangi oleh motivasi prinsip ekakan lebih ekonomis “Jika aku memberi anda air putih maka anda harus memberi saya susu, jika aku memberi anda uang maka anda harus memberi saya emas….” Manusia yang sudah begitu terikat dengan harta dunia akan berusaha untuk menahan apa yang menjadi miliknya, dan bersemangat “lebih baik menerima dari pada memberi” Pemahaman:

  1. Apakah maksud penulis 1Yohanes bahwa “Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita, jadi kitapun wajib menyarahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita” (v. 16)
  2. Apa yang menjadi tanda bahwa kasih Allah belum ada dalam diri seseorang? (v. 17)
  3. Bagaimanakah wujud kasih Kristus itu? dan bagaimana kita meneladannya?

Konteks perikop ini berbicara tentang kasih terhadap saudara sebagai tanda hidup baru. Banyak orang berpikir bahwa hidup baru itu adalah ketika seseorang sudah pindah keyakinan dari tidak percaya Kristus menjadi percaya Kristus. Itu tidak salah, tetapi Tuhan Yesus tidak begitu senang dengan orang yang hanya mengikuti Dia dari belakang tetapi tidak melakukan seperti yang Yesus lakukan.

Ada seorang anak senang berjalan-jalan bersama ayahnya, si ayah senang menyanyi, si anak juga kemudian menjadi senang menyanyi, tetapi setiap kali ayah menyanyi sebuah lagu, si anak juga akan menyanyi lagu yang lain. Maka kalau di dengar ayah dan anak rupanya sedang berlomba siapa yang paling keras suaranya, buka memadukan suara yang bisa enak didengar. Si ayah kemudian kesal dan berkata, kalau kamu mau nnyanyi sama-2 nanyilah lagu yang dinyanyikan ayah, tetapi kalau kamu mau nyanyi lagumu sendiri pergilah nyanyikanlah lagumu sendiri jangan ikut ayah.

Yesus datang ke dunia adalah untuk memberi diri-Nya bagi kita, dan kita yang telah diselamatkan berarti kita telah menerima pemberian hidup dari Kristus. Itulah kasih Kristus kepada kita. Harapan Kristus kepada kita adalah agar berkat kasih-Nya yang telah kita miliki itu dibagikan kepada orang lain yang menantikannya. tanda seseorang telah memiliki kasih Kristus adalah suka berbagi, maka jika orang percaya tidak suka berbagi maka mungkin ia belum memiliki kasih Kristus. Berbagi bukan sekedar berkata “kasihan” tetapi diwujudkan dalam karya nyata bagi sesama.

Refleksi:
Berbagi adalah tanda kepeduliaan, keprihatianan dan kerelaan untuk berkorban. Yesus telah berkorban bagi kita, maukah kita juga berkorban bagi sesama kita?

Tekat:
Tuhan, ampuni aku kalau selama ini aku belum menunjukan tanda bahwa aku telah memiliki kasih-Mu, mampukan aku untuk mewujudkan tanda itu dengan hidup berbagi.

Tindakan:
Tiap-tiap hari aku mau berbagi senyum, perhatian dan pengalaman bersama Kristus dengan sesama, karena aku ingin meneladani Kristus yang telah memberi hidup-Nya bagiku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«