suplemenGKI.com

Bacaan : Yesaya 9 : 2 – 7.

Thema : Habis gelap terbitlah Terang.

PENGANTAR.
Betapa menderitanya bila sebuah bangsa sedang terpuruk jatuh  ke dalam pembuangan akibat kesalahan yang dilakukannya. Hidup rakyat tertekan dan terjajah tanpa kebebasan. Penderitaan demi penderitaan telah dirasakan dan penderitaan yang lainpun sedang menunggu di depan. Teriak kesakitan, lapar dan derita menambah pedihnya hati. Nama Tuhan tidak pernah disebut di sana. Hati mereka telah kehilangan harapan akan pembebasan. Barangkali kondisi seperti itulah yang digambarkan nabi Yesaya terhadap bangsa israel yang sedang berada di tengah-tengah kegelapan hidup. Yang pasti bangsa yang demikian sangat membutuhkan kelepasan. Dalam konteks seperti irulah, nabi Yesaya berbicara tentang datangnya seorang pelepas yang pada suatu hari akan menuntun umat Allah kepada sukacita, damai sejahtera, kebenaran dan keadilan. Pribadi tersebut adalah sang Mesias, Yesus Kristus, Anak Allah. Sudah barang tentu nubuat yang demikian sangat dinanti-nantikan oleh umat Tuhan.

PEMAHAMAN.

  1. Siapa yang melihat Terang yang besar ? ( ayat 1 ). Terang apakah yang disebutkan nabi Yesaya di sini ? ( ayat 1). Bagaimana Terang itu menjadi pengharapan bagi mereka ?.
  2. Apakah hubungan Terang yang besar di ayat 1 dengan berita kedatangan Mesias di ayat 2 – 7 ?

Hidup yang penuh kegelapan dialami bangsa israel akan berakhir pada saat mereka bertobat dan berbalik kepada Allah. Yesaya menyatakan bahwa bangsa israel yang hidup dalam kegelapan (pembuangan) akan diselamatkan oleh Allah sendiri. “ Bangsa yang berjalan dalam kegelapan”, ini menunjuk kepada bangsa israel.  “telah melihat terang yang besar”. Terang yang besar di sini bukan matahari tetapi  nubuatan yang menunjuk kepada sang Mesias. Setelah sekitar 700 tahun kemudian nubuatan nabi yesaya tergenapi, di mana Terang itu, yaitu Yesus Kristus, sang Mesias lahir ke dunia. Sang Terang itu adalah Raja Damai yang memberikan kedamaian/keselamatan jauh melebihi harapan bangsa israel yang hanya mengharapkan raja di dunia ini. Ketika terang itu terbit/datang maka segala kegelapan dapat dikalahkan.

Dalam kehidupan sekarang ini tak jarang kita juga merasakan hidup dalam kegelapan. Ada banyak persoalan yang menghadang yang membuat kita putus asa. Kita sudah berdoa namun yang kita lihat hanyalah persoalan, persoalan dan persoalan yang semakin berat dan menggelapkan kehidupan kita. Dalam kondisi seperti itu, pandanglah Kristus sang Terang sejati. Jika kita memandang dengan iman yang terarah kepada Kristus dengan penuh harapan maka kasih Kristus akan terpancar dalam kehidupan kita. Walaupun kita banyak menghadapi persoalan, jika kita memiliki Kristus sang Terang itu maka kita akan memiliki terang yang sejati sehingga kegelapan akan enyah dari kehidupan kita. Hal itulah yang mengajar kita untuk selalu bersyukur kepada Allah.

REFLEKSI.
Marilah kita merenungkan ! siapakah yang  menguasai hidup saudara ? Kegelapan atau Terang Kristus ? bagaimana perasaan saudara jika yang menguasai hidup saudara adalah kegelapan ? dan bagaimana perasaan saudara jia yang menguasai hidup saudara adalah Terang Kristus ?

TEKADKU.
Ya Tuhan ! Terangilah hidupku agar kegelapan kehidupan ini enyah dari hidupku.

TINDAKANKU.
Mulai hari ini saya harus menyertakan Kristus dalam hidup saya agar Terang Kristus memimpin hidupku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*