suplemenGKI.com

Kamis, 21 April 2016

20/04/2016

PUJI-PUJIAN BAGI TUHAN ( bagian 2 )

Mazmur 148:7-14

 

Pengantar

Semua bunga ikut bernyanyi, gembira hatiku

Segala rumput pun riang ria, Tuhan sumber gembiraku

Syair lagu tersebut mengungkapkan kegembiraan alam semesta yang diwujudkan dengan memuji-muji Tuhan. Bahkan manusia pun turut bergembira karena segala yang diciptakan oleh Allah. Semua tumbuhan hadir untuk memberikan warna pada dunia. Semua binatang diciptakan untuk menolong manusia dalam memenuhi kebutuhannya. Jika pada pembahasan sebelumnya Pemazmur mengajak semua penghuni Surga, benda-benda penerang, langit, dan air untuk memuji Tuhan, hari ini kita akan melihat lebih jauh kepada siapa pula Pemazmur mengajak untuk memuji Tuhan.

Pemahaman

  • Ayat 7-12       : Kepada siapa sajakah Pemazmur mengajak untuk memuji Tuhan?
  • Ayat 13-14    : Mengapa  semuanya harus memuji Tuhan?

Dalam bagian ini Pemazmur ingin mengajak semua binatang, tumbuhan, api, hujan es, salju, kabut, angin badai, termasuk manusia ciptaanNya untuk memuji Tuhan. Binatang adalah ciptaan Tuhan yang tak berakal budi. Tumbuhan adalah ciptaan Tuhan yang tak dapat berbicara. Api dan hujan es, salju dan kabut, angin badai pun tidak dapat kita ketahui kapan mereka datang, dan menjauh dari hidup kita. Allah harus dimuliakan sebab keberadaan ciptaanNya adalah karena kekuasaan Tuhan. Lalu, apakah Pemazmur hanya mengajak tumbuhan dan binatang saja untuk memuji Tuhan? Tidak. Pemazmur juga mengajak manusia, tanpa terkecuali dan memandang apa kedudukannya untuk memuji Tuhan. Raja-raja di bumi, segala bangsa, para pembesar, pemerintah dunia, teruna, anak-anak dara, orang tua dan orang muda. Mulai dari manusia yang berkedudukan maupun yang tidak berkedudukan, harus memuji Tuhan. Pemazmur mengungkapkan beberapa alasan mengapa semua ciptaanNya harus memuji Tuhan:

  1. Nama Tuhan sajalah yang tertinggi. Setinggi dan sehebat apapun ciptaanNya, tidak ada yang sanggup menandingi kekuasaanNya. Dia layak dipuji karena Nama Tuhan adalah Nama yang melebihi segala-galanya.
  2. Allah memberikan hak-hak istimewa bagi ciptaanNya. Pemazmur menyebutkan umat kesayangan Allah, yaitu Israel. Allah telah memberikan kejayaan dan kemakmuran bagiNya, bahkan Israel diangkat menjadi anakNya dan mendekat padaNya. Hal ini merupakan sebuah kehormatan dan keistimewaan menjadi umat yang dekat dengan Allah.

Refleksi
Bayangkanlah diri kita sedang berada di hadapan Allah, Sang Pencipta alam semesta yang luas. Seringkali kita tidak menyadari siapa diri kita di hadapan Allah. Ketika kita mengingat kebesaran Allah serta apa yang dilakukanNya bagi kita, apa yang sudah kita perbuat bagiNya? Pujian seperti apakah yang kita berikan kepadaNya?

Tekad
Tuhan, betapa kuterkagum dan terpesona akan semua yang Kau ciptakan. Mampukanlah aku untuk selalu memujiMu di hidupku, dalam setiap tutur kata, tingkah laku, dan perbuatanku.

Tindakan
Aku mau mewujudnyatakan pujian kepada Tuhan melalui sikap, perkataan, dan tingkah laku yang memuliakan namaNya.

 

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*