suplemenGKI.com

Kamis, 20 Juli 2017

19/07/2017

Bacaan : Mazmur 86 : 11-17

Tema : Berdoa dalam permohonan dan kepercayaan ( Lanjutan )

PENGANTAR
Doa dapat juga diartikan dengan memohon kepada Tuhan. Memohon sesuatu baik berupa materi maupun non materi. Permohonan yang berupa non materi bisa berupa memohon hikmat Tuhan, bimbingan Tuhan, keselamatan dalam perjalanan, kekuatan iman dan lain sebagainya. Dalam bacaan kita pemazmur mengungkapkan permohonannya kepada Tuhan, agar Tuhan menunjukkan jalan-Nya.

PEMAHAMAN.

  1. Apa saja yang menjadi permohonan pemazmur ? ( ayat 11-13)
  2. Apa yang diungkapkan pemazmur tentang penderitaan dan kepercayaannya ? ( ayat 14-17 ) apakah ini yang menjadi alasan pemazmur berdoa ?

Pemazmur memohon agar Tuhan menunjukkan jalan-Nya kepadanya. Ditengah-tengah kesulitan yang dihadapinya, pemazmur dengan rendah hati memohon Allah mengajarkan jalan dan kebenaran-Nya. Supaya ia dapat hidup dengan takut kepada Allah dengan segenap hati. Selain itu pemazmur juga memohon agar ia hidup menurut kesetiaan Tuhan dan supaya Tuhan membulatkan hatinya. Bahkan pemazmur menyatakan pengakuannya kepada Allah bahwa Tuhan Allah itu penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia ( ayat 15 ). Pengakuan kepercayaan pemazmur ini diungkapkan ditengah-tengah pergumulannya adanya para musuh yang hendak “mencabut nyawanya” dan banyaknya orang-orang yang angkuh dan sombong, sehingga pemazmur memohon agar Tuhan melakukan sesuatu ( ayat 17 ).

Sebagai umat Tuhan/umat percaya, tak jarang kita mengalami pencobaan dan kesulitan. Pencobaan dan kesulitan bisa saja berupa adanya orang-orang yang tidak suka terhadap kita, yang mengancam keberadaan kita. Bisa juga berupa orang-orang yang sombong yang mengejek kita atau apa saja yang membuat keadaan kita tidak nyaman, terpojok. Pada saat seperti itu kita harus berseru memohon hikmat kepada Allah untuk berjalan pada jalan-Nya. Bahkan kita harus memohon agar kita memiliki kerendahan hati dan hati yang takut akan Tuhan. Dengan demikian kita tidak menghadapi pencobaan dan kesulitan kita sendirian tetapi bersama Tuhan. Maka Tuhan yang panjang sabar dan penuh kasih setia akan membimbing kehidupan kita di jalan-Nya. Marilah kita belajar berserah kepada Tuhan didalam doa.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : Bagaimana sikap saudara ketika menghadapi pencobaan dan kesulitan ?

TEKADKU
Ya Tuhan, berikanlah hikmat-Mu dalam menghadapi pencobaan dan kesulitan hidup, agar aku dapat berjalan di jalan-Mu.

TINDAKANKU
Dalam menghadapi pencobaan dan kesulitan tidaklah mudah. Saya harus selalu meminta hikmat Tuhan agar saya tidak salah jalan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*