suplemenGKI.com

Keluaran 24:12-18

MUSA DI GUNUNG SINAI

PENGANTAR
Ada beberapa hal yang dapat membuat seseorang melakukan perintah orang lain. Pertama, karena ia diancam sehingga terpaksa melakukannya. Kedua, jika ia mendapatkan upah atau keuntungan dari orang tersebut. Ketiga, jika ia menaruh hati (mengasihi) atau merasa iba terhadap orang tersebut. Keempat, jika ia menghormati orang tersebut. Menurut Anda, motif atau alasan manakah yang paling baik?  Tuhan menyatakan kemuliaan-Nya kepada umat-Nya agar mereka menghormati-Nya dan taat kepada perintah-perintah-Nya. Seharusnya ini menjadi motif ketaatan yang paling kuat bagi bangsa Israel. Pengakuan mereka akan Tuhan sebagai Pencipta dan Penyelamat mereka adalah landasan yang permanen untuk menaruh rasa hormat kepada-Nya. Apalagi setelah mereka melihat kemuliaan-Nya.

PEMAHAMAN

  • Ay. 12. Mengapa Tuhan memanggil Musa naik ke gunung Sinai? Apa yang akan diberikan Tuhan kepada Musa? Mengapa Tuhan memberikannya dalam bentuk tulisan di atas loh batu? (ay. 12).
  • Ay. 13-14. Apa yang dilakukan Musa untuk menanggapi panggilan Allah itu?
  • Ay. 15-18.  Dengan cara apakah Tuhan menyatakan kemuliaan-Nya kepada Musa dan kepada seluruh bangsa itu? Apa hubungan antara penyataan kemuliaan Tuhan ini dengan pemberian perintah-Nya kepada mereka?

Perjanjian antara Tuhan dengan bangsa Israel telah diteguhkan kembali (Kel. 24:1-11). Dengan demikian Tuhan akan memerintah sebagai Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Nya. Agar dapat hidup sebagai umat Tuhan, mereka harus mengenal perintah-perintah-Nya dan mengetahui bagaimana beribadah kepada-Nya. Perintah-perintah itu diberikan dalam bentuk tulisan di atas loh batu agar mereka dapat menyimpannya untuk waktu yang lama dan dapat mempelajarinya.

Menanggapi panggilan itu, Musa segera mempersiapkan dirinya dan mengatur tanggung jawabnya sebagai pemimpin. Dia mengajak Yosua mendaki ke atas, sementara Harun dan Hur tetap tinggal bersama bangsa itu di kaki gunung. Dengan demikian, jika mereka berselisih, mereka dapat meminta bantuan Harun dan Hur untuk menjadi hakim bagi mereka.

Kemuliaan Tuhan dinyatakan kepada Musa dan kepada seluruh bangsa itu dengan tiga cara: 1) awan, 2) api, dan 3) suara. Tuhan menyatakan kehadiran-Nya dalam wujud yang dapat ditangkap secara inderawi: bisa dilihat dan bisa didengarkan. Melalui cara itu, Ia juga menyatakan kemuliaan-Nya kepada mereka. Dengan demikian mereka akan menghormati-Nya dan mentaati perintah-Nya. Peristiwa ini juga memperlihatkan betapa dekat hubungan Musa dengan Tuhan.  Ini juga penting agar mereka menghormati posisi dan peran Musa sebagai mediator/ perantara mereka dengan Tuhan.

REFLEKSI
Memelihara dan menumbuhkan rasa hormat kepada Tuhan adalah cara yang terbaik untuk membangun ketaatan kepada-Nya.

 

TEKADKU
Tuhan, tolonglah aku agar senantiasa tulus dan bersungguh-sungguh ketika beribadah kepada-Mu agar aku semakin mampu merasakan kehadiran-Mu dan melihat kemuliaan-Mu.

TINDAKANKU
Mulai hari ini, setiap kali beribadah di hari Minggu, aku akan mempersiapkan diri dengan lebih baik. Aku akan datang lebih awal untuk mempersiapkan hatiku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«