suplemenGKI.com
Praise The Lord

Praise The Lord

Mazmur 147

“KEBESARAN-NYA PATUT DIPUJI”

Mazmur 147 ini dimulai dengan sebuah pernyataan yang sangat tegas, yaitu bahwa adalah sautu hal yang baik untuk memuji Tuhan.  Bahkan di dalam pernyataan ini juga terkandung sebuah ajakan untuk memuji Tuhan. Mari kita renungkan bersama bagian ini agar kita juga memiliki motivasi yang kuat di dalam memuji Tuhan.
-    Mengapa Pemazmur memuji Tuhan, bahkan mengajak orang lain untuk
memuji Tuhan? mengapa pula Pemazmur mengajak orang lain untuk
memuji Tuhan?
-    Apakah alasan-alasan yang dikemukakan Pemazmur untuk memuji
Tuhan ini juga menjadi pengalaman hidup Saudara? Kalau ya, pujian
dalam bentuk apakah yang sudah Saudara lakukan?

Renungan
Ada beberapa hal yang membuat Pemazmur memuji Tuhan. hal pertama yang disebutkan Pemazmur adalah bagaimana Tuhan telah membangun Yerusalem. Pembangunan ini bukan hanya bersifat fisik, namun juga sumber daya manusianya. Secara fisik, kota Yerusalem memang sudah porak poranda, dan orang Israel sudah tercerai berai. Hal ini mungkin dikarenakan serangan musuh yang meratakan Yerusalem dengan tanah serta mengangkut penduduknya ke pembuangan sebagai tawanan. Pengalaman pahit ini membuat bangsa Israel dipermalukan, bahkan kehilangan harapan untuk memiliki kehidupan yang baik. Namun Tuhan memulihkan semuanya. Dia mengumpulkan mereka, Dia membangun Yerusalem.
Hal kedua yang menjadi landasan Pemazmur dalam memuji Tuhan adalah kebesaran Tuhan, Sang Pencipta. Pada poin ini Pemazmur menyebutkan secara spesifik tentang otoritas Allah terhadap bintang-bintang di langit, yaitu dengan menyebut nama bintang-bintang tersebut. penyebutan ini nampaknya terkait dengan adanya penyembahan terhadap bintang-bintang di langit oleh bangsa tertentu. Dengan demikian, melalui poin ini sebenarnya Pemazmur juga menyatakan bahwa kebesaran Tuhan yang sedang diagungkannya itu melampaui “tuhan” sesembahan bangsa-bangsa lain.
Landasan Pemazmur yang ketiga untuk memuji Tuhan adalah karya-Nya sebagai Penolong. Pemazmur menyatakan Tuhan sebagai Sosok yang menegakkan kembali orang yang tertindas, tetapi merendahkan orang fasik sampai ke bumi. Ini adalah suatu gambaran tentang keadilan Tuhan. Bahkan istilah Ibrani yang diterjemahkan dengan kata “bumi” di sini dapat diartikan sebagai dunia orang mati.
Pemazmur bukan hanya memaparkan ketiga landasan dalam memuji Tuhan, tapi juga mengajak seluruh umat untuk turut memuji Tuhan. seluruh umat sudah seharusnya turut memuji Tuhan, sebab Dialah yang menjadi sumber kehidupan. Dialah yang mengatur cuaca, bahkan kehidupan rumput juga Dia yang menentukan. Mengingat kebesaran Tuhan yang sedemikian ini, maka seharusnya Allah itu menjadi sandaran hidup semua makhluk. Dengan segenap hati kita takut akan Dia, menyandarkan hidup kita sepenuhnya kepada Dia, bukan kepada yang lain, seperti kekuatan kuda, juga laki-laki.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«