suplemenGKI.com

Kamis, 2 Juni 2016

01/06/2016

Bertindak Dengan Bijak

Yosua 9:1-27

 

Pengantar
Acapkali keberhasilan menjadikan seseorang lupa diri, menganggap bahwa keberhasilannya karena kehebatannya sendiri. Sehingga orang tersebut dalam bertindak kurang hati-hati dan kurang bijaksana. Bagaimana kalau hal tersebut terjadi pada diri seorang pemimpin? Tentu tindakannya akan mempengaruhi kepemimpinannya dan berdampak langsung dengan yang dipimpinnya.

Pemahaman

Ay 1-2, Apa yang terjadi pada raja-raja di sebelah barat sungai Yordan dan apa penyebabnya?

Ay 3-15, Apa yang dilakukan oleh negeri Gibeon terhadap Yosua?

Ay 16-21, Apa yang di dengar oleh Israel tentang negeri Gibeon, dan apa yang di lakukan oleh Israel terhadap orang-orang Gibeon?

Ay 22-27, Apa yang Yosua katakan dan lakukan kepada orang-orang Gibeon yang telah menipunya?

Ketangguhan bangsa Israel mulai di dengar oleh raja-raja di sebelah barat sungai Yordan, sehingga mereka mulai bersepakat untuk menghadang dan mengalahkan bangsa Israel, diantara mereka adalah raja-raja orang Het, orang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.

Lain halnya dengan penduduk negeri Gibeon, yang takut menghadapi pasukannya Yosua, dan merasa ngeri karena pasukan Yosua telah mengalahkan  penduduk Yerikho dan Ai. Maka mereka bertindak dan memakai akal supaya mereka selamat dari gempuran pasukan Yosua.

Maka diaturlah pertemuan orang-orang yang mewakili penduduk Gibeon dengan Yosua. Dihadapan Yosua dan bangsa Israel, mereka mengaku dari jauh dan mendengar apa yang dikerjakan Tuhan terhadap bangsa Israel di Mesir, serta mengakui kehebatan dari pasukan yang di pimpin oleh Yosua. Orang-orang Gibeon membuktikan bahwa mereka datang dari jauh dengan memperlihatkan pakaian mereka yang buruk dan robek bahkan perbekalan mereka yang kering dan tinggal remah-remah belaka. Mereka juga berharap Yosua mau mengikat perjanjian dengan penduduk Gibeon.

Melihat hal-hal ini, maka Yosua mengadakan persahabatan dengan mereka dan mengikat perjanjian dengan mereka, dan para pemimpin umat bersumpah kepada mereka.

Setelah lewat tiga hari, barulah bangsa Israel dan Yosua tahu bahwa orang-orang Gibeon tinggal dekat dengan mereka. Namun karena bangsa Israel sudah mengikat perjanjian dengan penduduk Gibeon, maka bangsa Israel harus mentaatinya supaya Tuhan tidak memberikan kutuk kepadanya.

Dicatat dalam ayat 14, bangsa Israel dan Yosua mempunyai kesalahan yang mendasar bahwa mereka tidak menanyakan hal ini kepada Tuhan.

Refleksi
Renungkanlah: Dalam hal mengambil keputusan yang besar dalam hidupmu, sudahkah anda bertanya kepada Tuhan, atau membawa pergumulan ini dihadapanNya?

Tekad
Ya, Tuhan, ampunilah saya yang sering kali tidak melibatkan Tuhan dalam mengambil keputusan yang penting dalam hidupku.

Tindakanku
Hari ini saya mengingat bahwa saya punya Tuhan yang dapat memberikan pertimbangan-pertimbangan yang baik, sebelum sayamemutuskan sesuatu.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*