suplemenGKI.com

Keagungan Manusia

 

Bacaan Mazmur 8

 

Pengantar

Tuhan adalah Pencipta alam semesta beserta segala isinya, termasuk bumi dan yang mendiaminya. Daud mengungkapkan betapa mulia nama Tuhan diseluruh bumi ini, bahkan langit menceritakan kemuliaan Tuhan. Setiap insan dapat menceritakan kebesaran dan kemuliaan Tuhan. Bagaimana dengan manusia?

Pemahaman
Ay 1-2, Hal apakah yang ingin diungkapkan Daud tentang Tuhannya?
Ay 3-4, Apa yang dikatakan Daud ketika melihat alam semesta ciptaan Tuhan?
Ay 5-6, Apakah yang dikatakan Daud tentang manusia?
Ay 7-9, Apa yang diungkapkan Daud tentang tugas manusia di dunia ini?
Ay 10, Apa yang disimpulkan Daud tentang Tuhannya?

Daud menyadari bahwa Tuhan yang ia sembah adalah Tuhan yang sangat mulia, bahkan seluruh alam semesta dapat menceritakan kebesaranNya. Segala makluk yang ada di bumi ini melukiskan kemuliaan Tuhan. Bahkan bayi-bayipun juga menceritakan kebesaran Tuhan, artinya melalui kelahiran seorang bayi, kita bisa melihat kehebatan Tuhan penciptanya.

Daud mencoba mengamati dan membandingkan antara manusia dengan alam semesta. Ketika melihat langit, bulan dan bintang-bintang yang sungguh luar biasa , besar dan luas itu, Daud membandingkannya  dengan manusia yang kecil. Sesungguhnya manusia tidak dapat menandingi alam semesta ini, namun justru Tuhan menjadikan manusia ini agung. Manusia ini justru sangat diperhatikan oleh Tuhan. Bahkan ketika Tuhan menciptakan manusia, maka manusia diciptakan hampir sama dengan TuhanNya. Manusia diberi kekuasaan, hormat dan kemuliaan, dijadikan lebih mulia dari ciptaan yang lain.

Tuhan juga memberikan kekuasaan yang besar kepada manusia, kekuasaan untuk menundukkan binatang-binatang di padang, burung-burung di udara serta ikan-ikan di laut. Manusia dibuat berkuasa atas makluk yang lain di bumi ini oleh Tuhan. Daud melihat bahwa Tuhan memperlakukan manusia dengan penuh keagungan agar manusiapun juga bisa mengagungkan TuhanNya. Dengan demikian maka Tuhan senantiasa dapat dimuliakan di seluruh bumi ini melalui alam semesta ini, segala makluk, serta teristimewa melalui manusia.

Refleksi
Ambil beberapa menit untuk merenungkan keberadaan kita di hadapan Tuhan? Apakah saya sudah  memuliakan Tuhan di dalam hidupku? Apakah saya menjalani hidup ini bersama-sama dengan Tuhan?

Tekadku
Ya, Tuhan, seringkali kami menjalani hidup ini tanpa makna, kami hanya mencari yang kami butuhkan, bahkan kami jarang dapat memuliakanMU dalam hidup ini. Sadarkan kepada kami bahwa sesungguhnya kami dapat membesarkan namaMu di bumi ini, karena Engkau telah memberi kuasa kepada manusia untuk memuliakanMu.

Tindakanku
Hari ini aku akan melakukan hal-hal yang baik dan benar untuk memuliakan Tuhan, Penciptaku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«