suplemenGKI.com

Kamis, 2 April 2015.

01/04/2015

Bacaan : Yohanes 13 : 1-17. ( Kamis putih ).

“Hidup memberi diri”

PENGANTAR.
Pembasuhan kaki merupakan upacara yang dilakukan sebelum  mereka memasuki rumah tuan rumah itu. Upacara ini dapat disebut  pembasuhan untuk memasuki rumah. Dalam pembasuhan ini yang bertugas membasuh adalah seorang hamba. Namun dalam rombongan Tuhan Yesus bersama murid-murid ke rumah pesta tersebut tidak terdapat hamba yang  akan membasuh kaki mereka dan Guru mereka. Lalu siapakah yang akan membasuh kaki mereka sebelum mereka mengadakan perjamuan paskah pada malam itu ?

PEMAHAMAN.

  1. Pesan apa yang terdapat dalam kalimat-kalimat ini, “ saatnya sudah tiba”, “BapaNya telah menyerahkan segala sesuatu kepadaNya”, “Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah” ? (ayat 1-3).
  2. Teladan apakah yang dilakukan Yesus ? makna apakah  yang terkandung didalamnya ? dan perintah apakah yang harus dilakukan oleh para murid ? ( ayat 4-17)

Bagi Yesus momen perayaan paskah bersama para murid kali ini merupakan momen yang sangat penting karena hal itu merupakan perayaan paskah yang terakhir yang dilakukan Yesus bersama dengan para murid. Ia sadar bahwa penderitaan dan kematian yang sebentar lagi akan Dia jalani  tidak dilihat sebagai sesuatu yang menakutkan atau menggetarkan hatiNya.  Karena Ia tahu bahwa “saatnya sudah tiba”, bahkan Ia tahu dari mana Ia datang dan kemana Ia akan kembali/pergi karena Yesus akan pergi kepada Bapa yang di Sorga. Oleh sebab itu bagi Yesus, kematianNya diatas kayu salib bukanlah bentuk nasib malang, tetapi sebuah ketaatan yang dijalankan dengan penuh hormat. Bahkan kematianNya bukan tindakan direndahkan tetapi justru merupakan tindakan pemuliaan.

Pada saat Yesus merasakan begitu dekat dengan BapaNya dan segera akan kembali kepadaNya, Yesus memberi pelayanan yang terdalam sampai batasan yang terakhir kepada manusia. Dia membasuh kaki murid-muridNya justru pada saat Dia merasakan kebanggaan yang tertinggi, namun justru Dia merendahkan diri sedalam-dalamnya. Sesungguhnya tugas membasuh kaki adalah tugas seorang hamba namun Yesus melakukan hal itu kepada murid-muridNya sebagai bagian dari pengorbananNya dalam penyerahan diri secara totalitas. Disini Tuhan Yesus bukan saja memberi teladan kepada para murid bagaimana melayani secara totalitas namun Tuhan Yesus juga memerintahkan supaya para murid saling membasuh atau melakukan seperti yang Tuhan Yesus lakukan. Disinilah para murid diajar menjadi pelayan Tuhan secara totalitas. Bagaimana dengan anda ?

REFLEKSI.
Renungkanlah ! Tuhan Yesus telah memberikan pelayanan yang terdalam kepada para murid sebagai bagian dari pengorbananNya. Bagaimana tanggapan anda terhadap pengorbanan Yesus ? dengan apakah anda membalas pengorbanan Kristus ?

TEKADKU.
Ya Tuhan,saya tidak akan pernah bisa membalas pengorbananMu ! kini biarkanlah saya memberi diri  kepadaMu.

TINDAKANKU.
Mulai hari ini saya akan melayani Tuhan dengan sepenuh hati juga dengan seluruh talenta yang aku miliki.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«