suplemenGKI.com

Kristus Di Muliakan

 

Bacaan Filipi 1: 12-18

 

Pengantar
                Tanpa disadari seseorang mudah sekali untuk menjadi iri dengan sesamanya dan yang dimiliki sesamanya. Kalau seseorang memiliki hp yang seri terbaru, kita terpancing juga untuk memilikinya padahal masih punya hp. Lihat potong rambut dari seseorang yang terkenal, ia ingin mencobanya juga. Banyak orang membeli sesuatu bukan karena kebutuhan namun karena hanya ingin sama dengan yang lain atau iri dengan orang tersebut. Apakah hal-hal yang demikian bisa terbawa di pelayanan?

Pemahaman
Ay 12-13, Apa yang sedang terjadi pada diri Paulus?
Ay 14, Dampak apakah yang terjadi atas pemenjaraan diri Paulus?
Ay 15-17, Apa yang Paulus ungkapkan tentang motivasi memberitakan Kristus?
Ay 18. Apa yang semestinya menjadi motivasi pemberitaan Injil?

Setelah Paulus “ditangkap” oleh Tuhan. Maka Paulus menjadi rasul yang pailing giat untuk memberitakan Injil ke seluruh dunia. Paulus merasa bahwa pemberitaan injil adalah hal yang sangat mendesak sekali dan harus segera dilakukan. Paulus pernah merasakan hidup sebagai seteru Kristus, maka Paulus berharap jangan ada orang yang hidup sebagai seteru Kristus lagi.

Paulus juga menyadari bahwa di dalam pemberitaan Injil ada orang-orang atau pihak-pihak yang tidak menyukai hal tersebut. Namun Paulus tidak takut atau gentar sedikitpun dengan mereka, bahkan Paulus rela dirinya dipersalahkan karena Injil dan akhirnya masuk penjara.

Paulus menyakini bahwa sekalipun tubuhnya dipenjarakan namun pemberitaan Injil tidak pernah akan bisa dipenjarakan/dikekang. Bahkan Paulus menyatakan walaupun ia dipenjara pemberitaan injil tetap jalan terus, karena banyak orang yang tetap memberitakan Injil dengan ikhlas, kasih dan sukacita.

Dilain pihak, Paulus juga menyadari ada orang-orang yang memberitakan Injil dengan motivasi yang salah, dengan perselisihan, iri hati, dengki, kepentingan sendiri dan maksud jahat lainnya. Ada orang yang berpikir bahwa kalau ia memberitakan Injil, maka semakin banyak orang yang tidak suka dengan Paulus dan akan memperberat hukuman Paulus.

Menyikapi banyak orang yang memberitakan Injil dengan motivasi yang salah, Paulus tidak marah atau mengutuk orang-orang tersebut, namun justru sebaliknya Paulus dapat melihat bahwa yang terpenting dari semuanya ini Kristus tetap diberitakan dan keselamatan dapat terjadi pada mereka yang percaya kepada Kristus.

Refleksi
Ambillah waktu untuk merenungkan: Apakah Kristus kita muliakan di dalam hidup ini? Berapa banyak waktu yang kita gunakan untuk memberitakan Injil kepada orang lain?

Tekadku
Ya Tuhan, ampunilah kalau kami menjadi orang-orang yang egois dalam menggunakan waktu kami hanya untu diri sendiri. Ajarkan kami berani berbagi waktu untuk memuliakan Kristus. Amin

Tindakanku
Hari ini saya ingin memuliakan Kristus dengan berbagi waktu dengan orang lain, dengan memperhatikan, berbicara dengan orang lain dan mendoakan mereka.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«