suplemenGKI.com

Yohanes 6:30-35

ROTI HIDUP
Kemarin kita telah belajar bagaimana Yesus mengajak orang banyak untuk berbalik dan mencari roti hidup.  Akan tetapi orang banyak itu nyatanya masih belum mengerti apa yang dimaksud dengan roti hidup itu.  Ayat-ayat yang kita baca pada hari ini merupakan penjelasan Yesus.

Pertanyaan Penuntun

  • Syarat apa yang diajukan orang banyak agar mereka dapat mempercayai Yesus? (ay. 30)
  • Apa jawaban Yesus atas tanda yang mereka minta? (ay. 32-33)
  • Siapakah “roti hidup” yang dimaksud? (ay. 35)

Renungan
Jawaban Yesus di ayat yang ke 32 dan 33 sebenarnya ingin menjelaskan dua hal.  Pertama, Allah lah yang telah memberikan makanan kepada bangsa Israel, bukan Musa.  Kedua, Manna hanyalah simbol dari roti Allah.  Roti Allah yang sesungguhnya bukanlah ‘roti jasmani’ yang hanya sekedar berfungsi untuk mengenyangkan tubuh secara jasmani, melainkan “roti hidup” yang memberikan hidup yang kekal.  Frasa “roti hidup” di sini merupakan sebuah kiasan.  Kata roti menggambarkan sesuatu yang dapat mempertahankan kehidupan seseorang.  Sedangkan kata hidup ingin menggambarkan sebuah kehidupan kekal.  “Roti hidup” berarti sesuatu yang diberikan oleh Allah sehingga seseorang dapat hidup di dalam kekekalan.  Yesus mengatakan bahwa ketika seseorang memperoleh “roti hidup” maka ia tidak akan lapar lagi.  Ada dua makna yang bisa kita tangkap dari perkataan Yesus ini.  Pertama, ketika seseorang memperoleh “roti hidup” maka ia akan memperoleh kepuasan baru dalam kehidupan di dunia ini.  Ia akan mengalami kedamaian yang sejati.  Kedua, ketika seseorang memperoleh “roti hidup” maka ia akan memperoleh keselamatan dan hidup yang kekal di dalam Kristus, Sang “roti hidup”.  Kristuslah satu-satunya pribadi yang dapat memberi kita kepuasan dan damai yang sejati di dunia ini.  Dan Kristuslah satu-satunya pribadi yang dapat memberikan kita hidup yang kekal sekalipun seluruh alam semesta ini berlalu.  Kristuslah “roti hidup” yang telah memberikan diri-Nya bagi kita semua.

Jikalau Kristus adalah Sang “roti hidup” itu, sudahkan kita memperoleh-Nya?  Hanya dengan menerima kasih karunia-Nya maka kita semua dapat mengalami kepuasan dan damai yang sejati di dunia ini sekalipun mungkin dalam pergumulan.  Hanya dengan memiliki Kristus di dalam hati, maka kita memiliki jaminan yang pasti untuk hidup selama-lamanya di dalam kekekalan bersama dengan Allah.  Terimalah “roti hidup” itu dan bagikan kepada orang-orang yang juga sedang menantikan kehidupan yang sesungguhnya, yaitu kehidupan yang penuh kepuasan dan damai sejahtera di dunia serta kehidupan kekal di sorga kelak.  Amin.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«