suplemenGKI.com

Memberi kepada Manusia dan Allah

Matius 22:15-22

 

Pengantar
                Kebiasaan saling menghargai dan menghormati di antara sesama manusia adalah baik, bahkan terkadang tanpa disuruhpun kita gampang untuk melakukannya. Misalnya dalam hal memberikan sesuatu kepada teman yang berulang tahun atau yang menikah, pasti sahabat atau teman tersebut memikirkan yang terbaik yang akan diberikan kepada sahabatnya. Bagaimana kalau memberikan sesuatu kepada Tuhan? Mari kita belajar dari bacaan ini.

Pemahaman
Ay 15, Apa tujuan orang-orang Farisi memberikan pertanyaan kepada Yesus?
Ay 16, Apa yang dinyatakan orang-orang Herodian tentang Yesus?
Ay 17, Apa yang menjadi inti pertanyaan mereka?
Ay 18-22, Apa yang Yesus katakan tentang orang-orang Herodian tersebut dan bagaimana jawaban Yesus terhadap pertanyaan mereka?

Sulitnya menjebak Yesus untuk berbuat salah, membuat orang-orang Farisi terus berpikir hal-hal apakah yang bisa menjatuhkan Yesus? Lalu teringatlah mereka akan hal yang sangat sensitif di kalangan orang-orang Yahudi yaitu tentang pajak. Maka mereka memberanikan diri untuk bertanya kepada Yesus: “Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar?” Di kalangan orang-orang Yahudi mereka sebagian besar tidak mau membayar pajak karena uang pajak untuk Kaisar dan Kaisar menyembah berhala.

Rupanya Yesus mengetahui kejahatan hati mereka yang hanya ingin mencobai Yesus dan Yesus  menyebut mereka sebagai orang yang munafik, karena sebelumnya mereka menyanjung-nyanjung Yesus.
Yesus meminta mereka untuk menunjukkan mata uang itu, dan bertanya:”Gambar dan tulisan siapakah ini?” Jawab mereka, ”Gambar dan tulisan Kaisar. “
Mendengar jawaban mereka, Yesus berkata kepada mereka: ”Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib diberikan dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.” Yesus mengingatkan bahwa apa yang seharusnya diberikan kepada Kaisar, itu wajib diberikan kepada Kaisar, karena mereka masih hidup di dunia ini dan di bawah kekuasaan Kaisar tersebut. Namun Yesus juga mengingatkan kewajiban yang tidak boleh lupa atau ditinggalkan oleh orang-orang Yahudi yaitu memberikan sesuatu kepada Tuhan.

Refleksi
Ambillah waktu sejenak dan renungkanlah: Apakah yang kita berikan kepada manusia dengan kepada Tuhan sudah sebanding atau berat sebelah?

Tekadku
Ya Tuhan seringkali kami lebih banyak memberikan kepada sesama bahkan yang kami berikan adalah yang baik, sedangkan kami memberikan kepada Tuhan, ala kadarnya saja. Ampunilah kami ya Tuhan.

Tindakanku
Hari ini saya ingin memberikan yang terbaik kepada Tuhan, entah itu waktu saya atau tenaga saya atau materi saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*