suplemenGKI.com

KAMIS, 19 JUNI 2014

18/06/2014

ROMA 5: 17-6:1

“PEMBENARAN KARENA IMAN: BUKAN LEGALIS, BUKAN ANTINOMIANIS”

 

PENGANTAR
Ajaran Paulus mengenai pembenaran karena iman dalam Yesus Kristus dan bukan karena melakukan hukum Taurat (3:22-23) ditentang orang-orang Yahudi Roma. Paulus dianggap menghina Taurat.

PEMAHAMAN
Bagaimana Anda mengartikan penjelasan Paulus bagi kehidupan Anda sebagai orang Kristen: Pemahaman seperti apa yang harus Anda miliki dan sikap hidup seperti apa yang harus Anda jalani?

Karena semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah, maka tidak ada seorang pun dapat menjadikan dirinya benar dengan cara-caranya sendiri. Hanya Allah yang dapat menganugerahkan pembenaran itu. Inilah yang dimaksudkan Paulus bahwa sama seperti mereka dapat percaya bahwa karena dosa satu orang, yaitu Adam, semua manusia menjadi berdosa, tidak sulit untuk mempercayai bahwa oleh karena ketaatan dan kebenaran Kristus, maka kita semua yang percaya kepadaNya juga beroleh kebenaran.

Apa yang Paulus sampaikan disalahpahami oleh kaum legalis sebagai bentuk penghinaan terhadap Taurat. Juga disalahpahami sebagai bentuk dukungan bagi kalangan antinomianis untuk menjalani hidup sebebas-bebasnya tanpa hukum.

Paulus tidak sedang menghina Taurat, tetapi menegaskan tentang kondisi manusianya yang cenderung melakukan pelanggaran terhadap hukum Allah tersebut (5:20). Taurat memperlihatkan pemberontakan dan kegagalan manusia untuk hidup seperti standard Allah. Ini menunjukkan bahwa manusia benar-benar bergantung pada Allah untuk pembenaran dirinya, bukan dengan usahanya sendiri.

Jadi, karya Kristus harus diterima dengan rendah hati, diimani dan dijalani dengan serius untuk membuahkan hidup yang berkenan kepada Allah. Bukan direndahkan dengan dua ekstrim sikap tersebut: legalis yang merasa bahwa cukup dengan hidup menjadi orang baik-baik sehingga menolak karya Kristus, atau antinomianis yang berpikir karena pembenaran adalah karunia Allah maka tidak perlu ada tanggung jawab hidup benar setelahnya.

REFLEKSI
Perhatikanlah diri Anda dan orang-orang Kristen di sekitar Anda. Kesalahan-kesalahan seperti apa yang Anda temukan dalam diri orang-orang Kristen belakangan ini yang menunjukkan bahwa mereka keliru dalam menghayati dan menyikapi karya Kristus?

TEKADKU
Tuhan, tidak jarang kami melihat orang terjebak dalam dua kesalahan menghayati karya Kristus, yaitu menjadi terlalu sombong dalam praktik kesalehan hingga merasa Surga menerima kami adalah karena kesalehan kami. Atau sebaliknya menjadi terlalu jauh dari kerinduan hidup saleh sebab merasa sudah Engkau selamatkan. Tolong hambaMu ini untuk menerima karyaMu dengan rendah hati dan menghasilkan hidup yang berkenan kepadaMu. Amin

TINDAKANKU
Berdoalah untuk orang yang Anda ketahui terjebak dalam kehidupan yang legalis (merasa cukup dengan hidup menjadi orang baik-baik dan menolak karya Kristus), atau kehidupan yang antinomianis (hidup tanpa pertanggungjawaban karena sudah dikaruniai keselamatan).

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«