suplemenGKI.com

Bacaan : I Yohanes 3 : 1-7.

Kita adalah anak-anak Allah.

Yohanes menyebut orang-orang percaya [ Kristen ] sebagai anak-anak Allah. Pada hakekatnya seseorang  adalah ciptaan Allah tetapi oleh anugerah Allah maka mereka menjadi anak-anak Allah, dengan demikian orang Kristen mempunyai hak istimewa untuk dipanggil anak-anak Allah.

Pertanyaan penuntun.

  1. Apa yang dimaksud Yohanes dengan kalimat, “betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita” ?
  2. Mengapa orang Kristen disebut anak-anak Allah ? dan apa konsekwensi dari predikat tersebut ?
  3. Bagaimana seharusnya anak-anak Allah menjaga hidupnya ?
  4. Bagaimana dengan kita ? apakah kita senang menyandang predikat sebagai anak-anak Allah ? apa konsekwensi dari predikat tersebut ?

RENUNGAN.

Yohanes menyapa jemaatnya atau pembaca suratnya dengan sapaan “anak-anakku”. Ini merupakan sapaan kas seorang bapak kepada anaknya, yang begitu akrab dan mesra bahkan hal itu dilakukan Yohanes agar hubungan Yohanes dengan jemaat dan para pembaca suratnya tetap harmonis, bahkan Yohanes dapat berbicara dan menasehati para pembacanya dengan lugas dan tegas. Jika Yohanes mengidentikkan dirinya dengan jemaat dengan gambaran hubungan Bapa dan anak, maka diayat berikutnya Yohanes berbicara hubungan Tuhan dengan jemaatnya juga sebagai hubungan antara seorang Bapa dengan anak-anakNya. Tuhan sebagai Bapa dan orang Kristen sebagai anak-anak Allah. dan yang sangat menarik adalah bahwa hubungan tersebut semata-mata didasarkan kepada kasih Allah yang besar kepada orang percaya. Jadi kalau orang Kristen disebut sebagai anak-anak Allah, hal itu bukan karena kebaikan, kehebatan, prestasi orang Kristen. Hal itu terjadi semata-mata karena anugerah Allah yang  diberikan secara cuma-cuma kepada orang percaya.

Seharusnya kita bangga dengan predikat kita sebagai anak-anak Allah, karena itu merupakan hak istimewa  yang diberikan Tuhan kepada orang percaya. Ini parallel dengan Perjanjian dalam PL dimana Israel umatNya berada dalam perjanjian dengan Allah, bukan karena kebaikan atau kesalehan umat Israel, tetapi semata-mata karena atas prakarsa Allah. Demikian pula dengan pengertian orang percaya [ Kristen ] disebut sebut anak-anak Allah atas prakarsa Allah dalam Kristus Yesus, dimana orang percaya “diadopsikan” kedalam keluarga Allah.

Sebutan sebagai anak-anak Allah merupakan sebuah hak istimewa yang tak ternilai harganya. Kita harus mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tuhan atas anugerah tersebut. Dan yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita menjalani hidup kita sebagai anak-anak Allah. yang pertama : kita harus menjalani hidup sebagai anak-anak Allah dengan ketaatan penuh kepada Tuhan sebagai Bapa kita, untuk melakukan FirmanNya dan menjauhi dosa. Kedua : hendaklah hidup kita selalu menyenangkan hati Tuhan yang adalah Bapa kita. Ini berhubungan dengan bagaimana kita mengasihiNya, bersekutu melalui doa dan FirmanNya, sehingga  Bapa kita melihat kita dengan hati yang senang. Bukankah seharusnya demikian ? bagaimana dengan saudara ? apakah saudara menjalani hidup sebagai anak-anak Allah dengan ketaatan dan kasih kepada Bapa Sorgawi ? kiranya Tuhan memberi kekuatan kepada saudara. Amin.

 

“Marilah kita menjadi anak-anak Allah yang selalu menyenangkan hati Bapa kita yang di Sorga”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«