suplemenGKI.com

Kamis, 18 Juli 2019

17/07/2019

SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA

Kolose 1:15-17

 

Pengantar
Jika kita mengingat kembali dalam kitab Kejadian bagaimana Allah menciptakan alam semesta, begitu menakjubkan bukan? Allah menciptakan darat, laut, benda-benda penerang, binatang, tumbuh-tumbuhan,  dengan kuat kuasa-Nya. Alam semesta dapat kita rasakan dan nikmati kehadirannya. Seluruh ciptaan-Nya itu bekerja sesuai fungsinya dan saling membantu satu sama lain. Tidak ada seorang pun yang dapat menandingi kehebatan dan kuasa-Nya. Melalui bacaan hari ini, kita akan merenungkan keutamaan Kristus yang turut hadir dan berkarya atas alam semesta.

Pemahaman

  • Ayat 15-16    : Mengapa Paulus mengatakan bahwa Kristus lebih utama dari segala yang ada?
  • Ayat 17          : Apa makna “segala sesuatu ada di dalam Dia”?

Paulus menuliskan suratnya kepada jemaat di Kolose yang mana saat itu muncul ajaran palsu yang dapat mengancam kerohanian jemaat di sana. Ajaran palsu itu berupaya untuk menggantikan keunggulan Kristus dan kedudukan-Nya sebagai inti dalam ciptaan, penyataan, penebusan, dan gereja. Selain itu, Paulus juga menuliskan suratnya kepada jemaat di Kolose untuk menekankan sifat sebenarnya hidup baru di dalam Kristus. Setelah ia menuliskan salam dan ungkapan syukurnya atas jemaat Kolose, ia beralih kepada pengajaran yang benar tentang Yesus Kristus. Paulus mengatakan bahwa Kristus adalah gambar Allah yang tak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala sesuatu (ayat 15). Dalam hal ini Paulus ingin menekankan bahwa Yesus adalah satu-satunya Pribadi yang menyatakan siapa Allah.  Tiada satu pun ciptaan yang sama bahkan lebih tinggi dari Dia, karena Dia-lah Allah. Pengenalan kita kepada Allah yang tidak nampak menjadi nyata dan terselami, karena Allah telah berinkarnasi menjadi Manusia yang dekat dengan kehidupan manusia.

Lebih lanjut Paulus menyatakan bahwa di dalam Dia telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa (ayat 16). Hal ini hendak menegaskan bahwa Dia-lah sang Pencipta dan Penguasa atas alam semesta. Segala sesuatu ada di dalam Dia, yang menandakan bahwa seluruh ciptaan bergantung kepada-Nya (ayat 17). Ketika Dia menciptakan, maka Tuhan yang akan senantiasa menopang dan memelihara ciptaan-Nya. Oleh karena itu, seluruh alam semesta yang diciptakan-Nya, harus tunduk kepada-Nya. Segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk kemuliaan nama Tuhan.

Refleksi
Berdirilah dan pandanglah sejenak ke luar. Rasakan sejuknya udara di pagi hari, hangatnya mentari menyinari, betapa menghijaunya dedaunan di sekitar kita. Renungkanlah betapa Allah begitu mengasihi ciptaan-Nya. Ia turut hadir berkarya dalam umat ciptaan-Nya. Tak ada satupun yang dapat menandingi kehebatan-Nya. Adakah kita menganggap diri lebih hebat dari yang lain? Jika iya, ingatlah selalu akan kuasa dan kehebatan Tuhan, sehingga kita menjadi pribadi yang tunduk kepada-Nya.

Tekad
Ya Tuhan, ampuni bila selama ini aku masih menganggap diri lebih hebat dari yang lain. Aku mau belajar untuk merendahkan hati di hadapan-Mu dan sesamaku.

Tindakan
Sebagai umat ciptaan Tuhan yang tunduk di hadapan Sang Pencipta, aku mau menanggalkan kesombongan dan keangkuhanku dalam hal:…….(sebutkan, misal: jabatan, kekayaan, talenta, dsb).

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«