suplemenGKI.com

1 Korintus 7:29-31

BERHIKMAT DALAM KEADAAN DARURAT

PENGANTAR
Situasi dan kondisi tidak selalu bersahabat dengan kita. Ada banyak faktor yang tidak bisa kita kendalikan, yang membawa kita pada masa-masa yang sukar. Kondisi perekonomian dan situasi politik,  global maupun lokal, dapat mempengaruhi bisnis/ pekerjaan kita. Demikian pula bencana alam atau kecelakaan. Jika kita memang harus menghadapi kondisi darurat seperti itu, apa yang dapat kita lakukan? Dalam bacaan hari ini, kita dapat menemukan beberapa nasihat Paulus untuk menghadapi kondisi darurat: 1) sedapat mungkin meminimalkan masalah, 2) mengendalikan perasaan/ emosi, dan 3) mengendalikan diri dalam urusan materi.

PEMAHAMAN

  • Ay. 29a. Paulus berkata “… waktu telah singkat!” Mengapa Paulus berkata demikian? Menurut Paulus, apa yang akan terjadi dalam waktu dekat?
  • Ay. 29b. Apa nasihat Paulus kepada mereka yang sudah berumah-tangga? Apa hubungan nasihat ini dengan waktu yang singkat di atas?
  • Ay. 30-31. Apa nasihat Paulus mengenai perasaan senang dan susah? Dan, apa nasihatnya mengenai materi atau barang-barang duniawi?

Paulus menjelaskan bahwa waktu untuk melakukan pekerjaan Tuhan sangatlah singkat dan akan segera berakhir. Ini tidak berarti bahwa Paulus sedang berbicara tentang kedatangan Yesus yang kedua. Mungkin Paulus sudah mulai merasakan bahwa masa-masa sukar atau penganiayaan akan segera terjadi pada gereja, dan orang-orang percaya harus mempersiapkan diri untuk itu.

Dalam ayat-ayat berikutnya, Paulus memberikan nasihat dengan kalimat-kalimat yang terdengar sangat ekstrim. Kepada mereka yang sudah beristri, Paulus menasihati agar mereka berlaku “seolah-olah tidak beristri”. Apakah ini berarti bahwa mereka harus mengabaikan istri mereka? Tidak. Nasihat ini berarti: masalah-masalah yang berkaitan dengan kehidupan suami-istri harus sedapat mungkin diminimalkan atau bahkan dihilangkan.

Dalam masa-masa yang sukar, orang-orang yang terlibat menjadi sangat peka (sensitif), dan mengumbar perasaan dapat membuat keadaan semakin rumit. Itulah sebabnya Paulus berkata, “orang-orang yang menangis seolah-olah tidak menangis dan orang-orang yang bergembira seolah-olah tidak bergembira” (ay. 30a). Demikian pula, Paulus menasihati agar mereka mengendalikan diri dalam penggunaan materi atau barang-barang duniawi (ay. 30b-31). Dalam masa-masa yang sukar, pola hidup sederhana adalah pilihan yang bijaksana.

REFLEKSI
Situasi dan kondisi darurat tidak selalu dapat dihindari, namun kita dapat mempersiapkan diri untuk menghadapinya.

TEKADKU
Tuhan, tolonglah aku dan berikan hikmat-Mu. Aku ingin belajar bersikap bijak dalam menghadapi masalah, menguasai emosi, dan mengendalikan diri dalam urusan materi.

TINDAKANKU
Selama seminggu ini, aku akan mengamati diriku sendiri untuk mengetahui dalam situasi seperti apakah aku: 1) gagal bersikap bijak, 2) gagal menguasai emosi, dan 3) gagal mengendalikan diri dalam urusan materi.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«