suplemenGKI.com

Kamis, 17 Juni 2021

16/06/2021

Persahabatan Sejati

I Samuel 18:1-4

 

Pengantar
                Manusia sebagai makhluk sosial pasti mempunyai relasi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya, bahkan relasi tersebut dijalin terus-menerus sampai masa tua mereka. Ada banyak cerita tentang persahabatan yang dilakukan oleh manusia di dunia ini, dan hari ini kita akan belajar bagaimana persahabatan antara Daud dan Yonatan.               

Pemahaman
Ay 1-2, Bagaimana Yonatan menjalin persahabatan dengan Daud?
Ay 3, Apa yang dilakukan oleh Yonatan terhadap Daud?
Ay 4, Apa bukti persahabatan yang baik antara Yonatan dan Daud?

                Pasal sebelumnya menceritakan bagaimana Daud dapat mengalahkan Goliat, orang Filistin. Di saat banyak orang Israel yang tidak berani berhadapan dengan Goliat, Daud malah dengan gagah berani menanggapi tantangan Goliat. Daud maju ke medan perang hanya dengan batu dan ketapel. Daud maju dengan keyakinan bahwa Tuhan bersama dengannya dan dapat mengalahkan Goliat tersebut. Kemenangan Daud disambut dengan luar biasa oleh bangsa Israel dan tentunya juga oleh Yonatan.

Yonatan tertarik dengan keberanian Daud, yang berani mempertaruhkan nyawanya melawan Goliat yang gagah perkasa. Daud dinilai oleh Yonatan sebagai orang yang berani berkorban bagi kerajaan Israel. Maka Yonatan mengasihi Daud seperti dirinya sendiri. Mereka menjalin persahabatan, walaupun Yonatan anak raja Saul dan Daud anak orang biasa saja.

Yonatan benar-benar mengikat perjanjian persahabatan itu dengan sangat serius karena ia mengasihi Daud. Sebagai bukti bahwa Yonatan mengasihi Daud maka diberikannya jubah, baju perang, pedang, panah dan ikat pinggangnya kepadanya.

Pada pasal selanjutnya diceritakan juga bagaimana Daud berhasil di medan peperangan, sehingga Daud diberikan kesempatan untuk mengepalai para prajurit dan hal itu dipandang baik oleh seluruh rakyat Israel dan pegawai-pegawai istana raja.

Persahabatan yang sejati memang harus teruji dengan waktu dan kondisi yang ada. Setelah peperangan demi peperangan yang dipimpin Daud berhasil, mulailah banyak pujian dari rakyat kepada Daud dibandingkan kepada Saul, sehingga hal itu membuat raja Saul iri dan marah kepada Daud. Seakan-akan Daud telah mengambil kepopuleran dari raja Saul. Maka timbulkah niat jahat dalam diri raja Saul, ia berusaha untuk menjebak Daud dan ingin membunuh Daud. Hal ini diketahui oleh Yonatan, maka Yonatan memberitahukan semuanya ini kepada Daud yang telah menjadi sahabatnya, sehingga Daud terluput dari rencana jahat yang telah dirancang oleh raja Saul.

Refleksi
Renungkan beberapa menit, adakah teman atau sahabat saudara? Apakah yang telah saudara lakukan untuk teman/sahabat saudara? Demikian juga apakah yang telah teman dan sahabat saudara lakukan untuk anda? 

Tekadku
Ya Tuhan, seringkali kami lebih senang diperhatikan dari pada memperhatikan orang lain/teman/sahabat kami, bahkan kami menjadi marah kala teman-teman kami tidak peduli dengan kami. Ampunilah kami yang egois ini, demi Kristus kami berdoa. 

Tindakanku
Saya hari ini akan memberikan perhatian kepada teman/sahabat saya dengan mengontak dia dan mendoakan dia.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«