suplemenGKI.com

Kamis, 16 Sept 2021

15/09/2021

KALA DIA BERLAKU JAHAT PADAKU

Yeremia 11:18-20

Pengantar
Seorang ibu mempunyai  dua ekor ayam peliharaan yang suka mencari makan di rumah tetangga. Suatu hari tetangganya menangkap  2 ekor ayam itu dan mencekik lehernya hingga mati dan kemudian dilemparkan kembali melalui pagar. Tentu saja si ibu sedih dan berduka sebab ayam kesayangannya telah mati. Akan tetapi dia tidak marah apalagi mencaci maki  tetangganya. Sebaliknya si ibu mengambil ayam itu dan memasaknya menjadi opor ayam. Lalu dia mendatangi rumah tetangganya, memberikan opor ayam masakannya dan memohon maaf karena tidak menjaga ayamnya dengan baik hingga mengganggu tetangga. Betapa mulia hati si ibu.  Dia masih saja berbuat baik walaupun menerima perlakuan buruk dari orang lain. Bagaimana agar  dapat menghadapi kejahatan dengan kebaikan? Marilah kita merenungkan sapaan Firman TUHAN melalui bacaan Alkitab hari ini.  

Pemahaman

  • Ayat 18-19           :   Apakah yang sedang dihadapi nabi Yeremia?
  • Ayat 20               :  Bagaimanakah sikap nabi Yeremia dalam menghadapi orang-orang yang berbuat jahat kepadanya?

Nyawa Yeremia terancam karena penduduk Anatot berusaha membunuhnya. Penduduk Anatot – yang sebenarnya juga merupakan saudara sekampung dari Yeremia – berencana untuk membunuh Yeremia karena ia terus memberitakan Firman TUHAN yang menyerukan pertobatan. Hal itu menimbulkan kemarahan bagi banyak kelompok yang menentangnya hingga mereka menyusun rencana untuk membunuh Yeremia.

Marilah kita memperhatikan bagaimana reaksi Nabi Yeremia ketika tahu bahwa penduduk Anatot berencana membunuhnya. Ia tidak takut ancaman pembunuhan itu. Dengan penuh hikmat ia  menyerahkan perkaranya pada ALLAH sambil terus menyuarakan kebenaran ALLAH. Dari pada takut, kecewa, sakit hati, marah, dendam atau melakukan pembalasan, Yeremia lebih memilih menyerahkan perkaranya kepada ALLAH yang telah mengutusnya. Ia yakin bahwa ALLAH tidak akan tinggal diam tetapi akan menunjukkan keadilan kepada hamba-Nya.

Pernahkah Saudara menerima perlakuan jahat  dari orang lain? Dalam kehidupan sehari-hari, tak selalu kebaikan kita dibalas dengan kebaikan. Mungkin kita juga pernah menerima perlakuan jahat dari orang-orang di sekitar kita padahal kita tak berbuat jahat padanya atau bahkan kita berbuat baik untuknya. Bagaimanakah kita menyikapi persoalan seperti ini? Apakah kita membiarkan ledakan amarah dengan melakukan tindakan jahat guna membalas kejahatan itu? Tentu saja kita tidak perlu membiarkan persoalan tersebut tetap bercokol di dalam hati kita dan mencemari hati kita. Kita dapat mengikuti jejak Yeremia yang tidak mengizinkan rasa kecewa dan sakit hati mengotori hatinya. Ia tahu ALLAH menghakimi dengan adil.

Saat orang lain berlaku jahat terhadap kita, janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan. Marilah menyerahkan segala perkara ke dalam tangan TUHAN, Sang hakim yang adil. Ingatlah pengajaran KRISTUS yang tertulis dalam Matius 5:44 “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”

Di sekitar kita mungkin ada orang jahat, tapi TUHAN mengajarkan kita untuk merespon kejahatan dengan hikmat TUHAN yang berisi kasih dan kebaikan. Firman TUHAN mengajar kita untuk merangkul bukan memukul, mengasihi bukan membenci. Sudahkah hal ini juga kita terapkan di tengah keluarga kita?

Refleksi:
Dalam keheningan renungkanlah, apakah selama ini Saudara cukup berhikmat dalam menghadapi kejahatan? Di bulan keluarga ini, marilah kita berefleksi: apabila ada anggota keluarga yang menyakiti Saudara, apakah Saudara mampu mengendalikan diri dengan tidak membalas kejahatannya dengan tindakan jahat? Apakah Saudara telah mendidik anggota keluarga untuk tidak berhenti berbuat baik meski orang lain berbuat jahat?

Tekadku
Ya TUHAN, mampukanlah aku untuk tidak berhenti melakukan tugas mulia dari-Mu, menyinarkan kasih dan kebaikan di tengah kejahatan yang ada ada disekitarku.

Tindakanku
Aku akan terus mendoakan mereka yang tidak menyukaiku, mengecewakanku dan menyakitiku.
Aku akan memberi teladan dan mengajak seluruh anggota keluargaku untuk terus berbuat baik kepada semua orang  juga kepada mereka yang berbuat jahat.

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«