suplemenGKI.com

Kamis, 16 mei 2013.

15/05/2013

Bacaan : Roma 8 : 1 – 13

Hidup menurut daging atau menurut Roh.

Pengantar.
Pada dasarnya setiap orang ingin hidup menurut kehendak atau kemauannya sendiri, dan bebas dari segala peraturan. Ambil saja sebuah contoh, dalam hal mengendarai mobil atau sepeda motor. Hal yang sering kita langgar adalah marka jalan raya. Di jalan-jalan tertentu [biasanya jalan berbelok-belok] marka jalan memberi simbol tidak boleh menyalib, walaupun kendaraan dari lawan arah lagi sepi, namun seringkali kita tidak menghiraukan marka jalan, karena dari arah yang berlawanan agak sepi maka kita menyalib kendaraan yang ada didepan kita, walaupun marka jalan telah melarang untuk menyalib. Itulah manusia yang ingin hidup dengan kebebasan.

Pemahaman.

  1. Bagaimana kecenderungan manusia dalam bersikap ? ayat 1-7.
  2. Bagaimana ciri-ciri manusia yang dikuasai keinginan daging ? ayat 8-9.
  3. Bagaimana kehidupan orang yang hidup dipimpin oleh Roh ? ayat 10-13.

Rasul Paulus menegaskan bahwa hidup tanpa kasih karunia Kristus, adalah kekalahan, kesedihan dan perbudakan kepada dosa. Walaupun demikian manusia cenderung menjalani hidupnya dengan hidup menurut daging, yaitu suatu kehidupan yang dikuasai suara dan keinginan dari tabiat manusia berdosa. Mereka mengingini, menyenangi, memperhatikan dan memuaskan tabiat manusia berdosa, yang meliputi, : kedursilaan, perzinahan,kebencian, kepentingan diri sendiri, kemarahan dan lain sebagainya. semua itu menjadi pola kehidupan yang menuntun mereka kedalam kebinasaan.

Sedangkan  hidup yang dikuasai oleh Roh Allah, dapat digambarkan sebagaimana manusia hidup didalam udara, begitulah ia hidup didalam Kristus, ia tak pernah terpisah dariNya. Sebagaimana ia bernafas didalam udara dan udara itu memenuhinya, demikianlah Kristus memenuhinya. Pikirannya bukan pikirannya sendiri tetapi Kristus, keinginannya bukan keinginannya sendiri melainkan keinginan Kristus. Hidupnya dikendalikan oleh Roh Kudus yang memimpin kepada kehendak Allah.

Kehidupan kita ini dipimpin oleh siapa ? oleh keinginan daging atau oleh Roh ? hal itu akan terlihat melalui setiap perbuatan dan tutur kata kita.

Refleksi.
Ambillah saat hening sejenak, bertanyalah pada diri sendiri, apakah hidup saya dipimpin oleh Roh Kudus atau dipimpin oleh diri sendiri [ daging ] ?

Tekadku.
Ya Tuhan, tolonglah saya agar dapat menjalani hidup dipimpin oleh Roh Kudus, sehingga saya dapat layak berdiri dihadapanMU.

Tindakanku.
Hari ini saya akan berjuang melawan kehidupan yang dikuasai oleh diri sendiri dan menyerahkan hihup saya dalam pimpinan Roh Kudus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«