suplemenGKI.com

Kamis, 16 Juli 2020

15/07/2020

Roma 8:12-17

ROH ALLAH DI HATI KITA

PENGANTAR
Kita memahami kebangkitan Kristus sebagai salah satu peristiwa penting dalam seluruh rangkaian karya keselamatan yang dikerjakan-Nya. Namun, apakah Anda tahu bahwa kebangkitan Kristus berhubungan erat dengan kehidupan kita sehari-hari selama kita masih ada di dalam dunia? Roh Allah yang telah membangkitkan Kristus dari antara orang mati juga bekerja dalam kehidupan orang-orang percaya dan menolong mereka untuk hidup dalam kebenaran (lihat Rom 8:2, 11).

PEMAHAMAN

  • Ayat 12-13. Kehadiran Roh Allah memberi dampak penting di dalam hidup kita. Dampak apakah yang disebutkan di sini?
  • Ayat 14-15. Apa dampak kehadiran Roh Allah dalam relasi kita dengan Allah? Apa dampaknya dalam kehidupan kita sehari hari, khususnya dalam perjuangan kita melawan dosa?
  • Ayat 16-17. Kesaksian apakah yang dimaksudkan dan apa fungsi kesaksian tersebut bagi kehidupan kita? (ay. 16). Apa artinya bahwa akan mewarisi janji-janji Allah bersama dengan Kristus? (ay. 17).

Kehadiran Roh Allah di dalam diri kita memunculkan “hutang” (kewajiban) yang baru bagi kita. Kita bukan lagi orang-orang yang berhutang kepada daging, melainkan kepada Roh. Artinya, kita tidak lagi harus menuruti keinginan daging yang bertentangan dengan kehendak Allah dan membawa kepada kematian (lihat ay. 6-7). Namun, kita berkewajiban menuruti kehendak Roh Allah yang ada di dalam diri kita dan mematikan keinginan-keinginan daging yang sebelumnya kita lakukan.

Kehadiran Roh Allah juga berdampak pada hubungan kita dengan Allah. Kita mendapatkan pengalaman rohani yang baru, yaitu menjalin relasi yang intim dengan Allah sebagai anak-anak-Nya. Keintiman itulah yang diungkapkan dengan seruan: “ya Abba, ya Bapa!” (ay, 15). Dengan status dan relasi sebagai anak-anak Allah, kita akan dipimpin oleh Roh Allah. Selain itu, kita juga akan dibebaskan dari dosa yang memperbudak kita dan membuat kita hidup dalam ketakutan. Sebagai anak-anak Allah, hidup dalam kebenaran adalah sebuah kewajiban bagi kita. Namun, kewajiban itu tidak memberatkan atau menakutkan bagi kita karena Roh Allah sendiri yang akan menolong kita melakukan kewajiban itu.

Dengan memampukan kita untuk berseru, “Abba Father,” Roh Allah memberikan kesaksian batiniah bagi kita. Artinya, meneguhkan iman kita bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dengan iman yang teguh itulah kita menerima janji-janji Allah. Artinya, kita akan menerima semua janji Allah kepada umat-Nya. Bagaimana kita menerima janji-janji Allah itu? Kita akan menerimanya bersama dengan Kristus (ay. 17). Artinya, kita juga harus siap mewarisi penderitaan-Nya (“menderita bersama-sama dengan Dia), agar kita juga mewarisi kemuliaan-Nya.

REFLEKSI
Roh Allah senantiasa hadir dan bekerja di dalam hati Anda. Apakah kehadiran-Nya berdampak nyata dalam kehidupan Anda?

TEKADKU
Tuhan, aku bersyukur atas kehadiran Roh-Mu di dalam hatiku. Pimpinlah aku dengan Roh-Mu agar aku mampu hidup dalam kebenaran, meskipun harus menderita bersama Kristus.

TINDAKANKU
Mulai hari ini aku akan lebih sungguh-sungguh melakukan ibadah pribadiku (saat teduh, pembacaan Alkitab, dan doa pribadi) untuk meningkatkan kualitas hubunganku dengan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«