suplemenGKI.com

Bacaan: 1 KORINTUS 1: 1-3

SALAM SANG RASUL

PENGANTAR
Korintus adalah sebuah kota yang terletak di sebuah tanah genting yang sempit yang menghubungkan daratan utama Yunani dengan kepulauan Peloponesos. Kota ini merupakan pusat perdagangan yang ramai dikunjungi oleh para pedagang dari empat penjuru wilayah di sekitarnya. Oleh karena itu bangsa yang menghuni kota ini merupakan campuran dari orang Roma, Yunani, dan bangsa Asia yang lain termasuk di dalamnya bangsa Yahudi.

Sebagaimana kota metropolitan di jaman kini, maka kota Korintus memiliki banyak sisi budaya yang menarik. Di dalam kota tersebut menjadi tempat berkumpulnya para pemikir dan orator besar Yunani. Mereka berkumpul di tempat-tempat umum dan berdiskusi tentang banyak hal seperti politik maupun filsafat (Ray C. Stedman).

Sayangnya kota ini juga menyandang cacat sebagiamana kota metropolitan yang lain: banyak masyarakat kota ini yang menjadi pemuja kenikmatan dan seks. Seks bahkan menjadi ritual di dalam kuil Aphrodite, dimana 1000 pelacur disediakan bagi penganut agama ini! Kata Yunani untuk Korinthiaziazomai, yang secara harafiah berarti bertidak seperti orang Korintus, pada akhirnya berarti “melakukan percabulan.” (Wycliffe)

PEMAHAMAN
Ayat 1: Anak kalimat apakah yang dipakai oleh Paulus saat memperkenalkan dirinya di awal surat?

Ayat 2: Siapakah yang menjadi tujuan surat Paulus? Jemaat Korintus atau jemaat Allah? Kemudian anak kalimat apakah yang dirangkaikan Paulus untuk jemaat di kota tersebut? Apa makna anak kalimat “….., dengan semua orang di segala tempat …….. yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita?”

Paulus mencoba mengingatkan mereka tentang jabatannya sebagai rasul, yang merupakan prakarsa atau kehendak Allah sendiri. Paulus boleh jadi menyinggung hal ini untuk memperingatkan orang Korintus yang mungkin mempersoalkan kewenangan Paulus atas diri mereka.  Jemaat yang menjadi sasaran Paulus adalah jemaat Allah yang ada di kota Korintus. Paulus bukan tanpa maksud menyampaikan hal ini, mengingat di bagian lain dari surat ini dia menyinggung adanya kelompok-kelompok dalam jemaat. Ada kelompok Kefas, Apolos, atau bahkan kelompok Paulus! Bagi Paulus tidak ada yang lebih menyedihkan baginya saat melihat jemaat yang pernah dibimbingnya menjadi sibuk mengidentifikasikan dirinya dengan orang-orang tertentu, dan bukan dengan Tuhan Yesus sendiri.  Oleh karena itu ungkapan dikuduskan di dalam Yesus Kristus tidak lagi jadi embel-embel yang hanya sekedar jadi kata-kata pemanis.  Dikuduskan di dalam Yesus memperkenalkan sebuah dasar pengajaran Kristen yang penting, yang bermakna “dipisahkan”, untuk dimiliki dan dipakai Allah! Orang Kristen sudah dikuduskan bagi Allah oleh pengorbanan Yesus Kristus. Menjadi orang kristen berarti menyadari bahwa dirinya bukan lagi menjadi miliknya sendiri tetapi milik-Nya untuk maksud-maksud yang memuliakan-Nya!

Selain itu Paulus rupanya ingin memperluas jangkauan suratnya dengan melibatkan semua orang di muka bumi yang sudah disentuh oleh kasih-Nya, sehingga Yesus Kristus menjadi juru selamat buat semua orang di seantero dunia ini yang memang percaya dalam nama-Nya. Dia Tuhan kita sekaligus Tuhan mereka, sehingga tidak ada satu jemaat pun di dunia ini yang bisa memonopoli Dia.  Namun di sisi lain, secara pribadi lepas pribadi kasih Allah di dalam Yesus Kristus, seakan-akan dicurahkan hanya bagi kita seorang! Betapa besarnya kasih Allah itu bagi kita. Paulus berharap dengan menyadari hal itu kiranya membuat jemaat di kota Korintus menjadi pribadi-pribadi yang memiliki kekuatan menghadapi pengaruh dunia yang menyesatkan dan memecah belah mereka.

REFLEKSI
Bagaimana dengan keadaan kita saat ini? Apakah kita sudah memiliki kesadaran bahwa kita adalah milik-Nya dan diciptakan bagi kemuliaan-Nya? Ataukah kita masih sibuk mengidentifikasikan diri kita dengan sosok hambaTuhan maupun pelayanan tertentu? Ataukah justru kita tengah mabuk dengan segala kenikmatan dunia ini, sehingga kita tidak peduli dengan segala kasih karunia-Nya?

TEKADKU
Meyakinkan hati dan memantapkan iman bahwa aku adalah milik Allah dan diciptakan untuk kemuliaan Allah

TINDAKANKU
Menyaksikan kasih Allah dalam hidupku kepada orang-orang disekelilingku dengan perkataan yang membangun, menolong sesama yangs edang mengalami beban berat dan mendoakan mereka yang sedang mengalami pergumulan

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«