suplemenGKI.com

Bacaan Matius 1:18-25

IMANUEL

Maria dan Yusuf baru memasuki tahap pertunangan, namun ketika Yusuf melihat bahwa Maria mulai mengandung (hamil), Yusuf bertekat untuk memutuskan tahap pertunangan tersebut. Menurut kitab Ulangan 22: 23, 24 orang yang kedapatan berbuat zinah maka ia harus dilemari batu sampai mati.

1.     Apa yang membuat Yusuf ingin menceraikan isrtrinya?

2.     Apa yang diperbuat oleh Yususf ketika malaikat Tuhan menampakkan dirinya?

3.     Apa berita dari Malaikat Tuhan itu?

4.     Apa arti Imanuel bagi Yusuf dan Maria?

5.     Apa arti bacaan ini bagi anda?

Renungan:

Yusuf diperhadapkan kepada dua pilihan yang sama-sama sulit, yang pertama keinginannya dia untuk menceraikan/memutuskan Maria yang telah hamil, yang kedua ketaatan pada pesan malaikat untuk tetap bersama dengan Maria dan mengambilnya sebagi istrinya. Ada pergumulan yang besar bagi Yusuf ketika mengambil Maria sebagai istrinya, yaitu ketidakmengertiannya dia, tentang kandungan Maria yang dari Roh Kudus. Yusuf mengambil keputusan untuk taat kepada Tuhan, walaupun masih banyak pertanyaan yang mungkin belum dapat dijelaskan atau dimengerti dengan baik.

Malaikat Tuhan itu membawa berita bahwa Pertama , Anak itu dikandung dari Roh Kudus, bukan dari benih seorang pria. Kedua, Anak itu laki-laki, Malaikat Tuhan tersebut dengan jelas memberitahukan tentang jenis kelamin dari anak yang akan dilahirkan olelh Maria. Ketiga, nama Anak itu bernama  Yesus. Keempat, Anak itu akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka. Berita dari malaikat Tuhan inilah yang juga menguatkan Yusuf untuk berani mengambil keputusan menikahi Maria.

Baik Maria dan Yusuf sama-sama mengalami pergumulan yang besar dan berat, namun mereka tetap mau mentaati kehendak Tuhan dalam hidup mereka. Bahkan Tuhan berjanji akan tetap menyertai mereka baik dalam pergumulan hidup maupun perjalanannya sebagai keluarga yang mengasihi Tuhan.

Penyertaan Tuhan kepada manusia yang tingggal dalam dunia ini telah terwujud dengan mengutus AnakNya kedalam dunia dengan cara yang unik. Kasih Tuhan kepada manusia telah direalisasikannya, meskipun ada banyak orang yang menolak kasih Tuhan tersebut. Kehadiran Yesus di dunia ini membuktikan betapa Tuhan ini ingin dekat dengan umat-Nya, Tuhan bukan Tuhan yang jauh dan sulit untuk digapai namun Tuhan yang mudah untuk dijumpai bahkan setiap saat. Dengan demikian umatNya dapat senantiasa menghampiri kehadiratNya dan menghadirkan Tuhan setiap saat.

Bagaimana dalam perjalanan kehidupan kita sebagai orang yang percaya kepadaNya? Apakah kita senantiasa merasakan penyertaan Tuhan yang terus-menerus? Apakah kita berusaha untuk menghadirkan Tuhan dalam semua aspek kehidupan kita?

Kedekatan Tuhan dengan kita bergantung dari kemauan kita untuk dekat denganNya

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«