suplemenGKI.com

Bacaan : Ibrani 5 : 1-3.

Thema : YESUS KRISTUS SANG IMAM BESAR.

PENGANTAR.
Di Israel seorang imam mempunyai satu tugas yaitu mempersembahkan korban untuk dosa umat. Dosa mengganggu hubungan antara manusia dengan Allah dan merupakan penghalang antara keduanya. Korban dimaksud untuk memperbaiki hubungan tersebut dan menyingkirkan penghalang itu. Tetapi bagi orang Yahudi, kalau mereka berpikir secara mendalam , bahwa dosa yang dapat ditebus dengan korban adalah dosa yang tak disengaja. Sedangkan dosa yang disengaja tidak dapat ditebus dengan korban. Ibrani 10 : 26 mengatakan, “sebab jikalau kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu”.

PEMAHAMAN.

  1. Apa saja yang menjadi tugas dari seorang imam ? ( ayat 1-3 )
  2. Apa yang dimaksud menjadi pengantara ?
  3. Mengapa seorang imam “harus mengerti” pergumulan umat ? ( ayat 2 )
  4. Apa yang harus dilakukan seorang imam untuk umatNya  ( ayat 1,3 )
  5. Bagaimana saudara meamahami tugas seorang imam pada masa dewasa ini ?

Dalam Perjanjian Lama peran utama seorang imam besar adalah menjadi pengantara atau mediator antara umat dan Allah. Berkaitan dengan fungsi itu seorang imam besar bertugas mempersembahkan korban untuk dosa umat ( Ibr 5:1). Sebagai pengantara seorang imam besar harus mewakili satu bagian utuh dengan umat yang diwakilinya. Ia harus mengerti dan memahami orang-orang berdosa. Ketika sang imam besar  menjadi bagian yang utuh dari umat yang diwakilinya, pada saat itu juga ia harus menyadari bahwa dirinya juga tidak lepas dari kelemahan dan dosa ( ayat 2). Oleh sebab itu ia diharuskan mempersembahkan korban bagi dosanya sendiri sebelum ia mempersembahkan korban bagi dosa-dosa orang lain ( ayat 3). Sebagai contoh : Harun dan anak-anaknya, sebelum ditahbiskan menjadi imam, Musa diminta membawa lembu jantan dan domba jantan untuk korban penghapus dosa dan persembahan ( Im 8 : 1-36 ).

Sebagai kepala rohani Israel, imam besar harus mencapai tingkat kesucian yang lebih tinggi secara keagamaan dari pada imam-imam biasa. Dalam imamat 21 : 10-15 mencatat peran dan fungsi  serta jabatan imam besar merupakan sebuah kehormatan khusus bagi yang memperolehnya. Kehormatan itu tidak didapat dengan sendirinya melainkan dianugerahkan Allah. Jabatan imam besar diyakini sebagai hak prerogative Allah. Sebab tidak ada seorangpun dapat mengangkat dirinya sendiri sebagai imam besar. Yesus Kristus ditetapkan oleh Allah Bapa untuk mengemban tugas sebagai imam besar menurut peraturan Melkisedek. Ia melebihi dari imam-imam yang ada sebelumnya.  Yesus Kristus mengemban misi Allah  untuk menyelamatkan  seluruh umat manusia. Kita patut bersyukur kepada Allah.

REFLEKSI.
Marilah mengambil saat hening sejenak ! renungkanlah : Yesus Kristus adalah imam besar yang mempersembahkan DiriNya sebagai korban penghapus dosa saudara ! apa yang harus saudara lakukan ?

TEKADKU.
Ya Tuhan Yesus Kristus saya mengucap syukur kepadaMu karena Engkau sudah mempersembahkan DiriMu untuk menebus dosa saya.

TINDAKANKU.
Saya akan selalu bersyukur dan setia beribadah karena Tuhan Yesus sudah menebus dosa saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*