suplemenGKI.com

Mazmur 16:7-11.

 

“Jaminan Bagi Orang Yang Mengandalkan Tuhan”

Pengantar:
Jika saudara bepergian dengan memakai pesawat atau kereta api, pasti saudara akan memastikan terlebih dahulu apakah pesawat atau kereja api yang akan saudara tumpangi itu benar-benar dapat menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan saudara menuju ke tempat tujuan atau tidak. Tanpa adanya jaminan mungkin saudara akan berpikir ulang untuk melakukannya. Nah, kalau dalam kehidupan sehari-hari saja kita sangat membutuhkan yang namanya jaminan, bagaimana dengan kehidupan kekal kita, apakah saudara sudah memiliki jaminan hidup kekal yang pasti?  Mari kita belajar dari firman Tuhan hari ini, siapakah jaminan sejati dalam hidup kita?

Pemahaman:

  1. Apakah makna ungkapan nyanyian Daud di ayat 7?
  2. Apakah pula makna dari syair-syair nyanyian Daud pada ayat 8-10?
  3. Menurut Daud, bagaimanakan kita dapat mengenal Allah dengan benar? (v. 11)

Kalimat “pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku” (v. 7) adalah ungkapan Daud yang sedang dalam: keteduhan, kedamaian dan kenyamanan. Itu sebabnya ketika sedang tidurpun ia merasa bahwa Tuhan sedang mengajarnya tentang kehidupan yang penuh sukacita, bahagia dan penuh pengharapan. Mengapa Daud memiliki penghayatan demikian? Karena Daud menghayati bahwa Tuhan yang dia andalkan itu tidak berada jauh darinya, melainkan sangat dekat di sebelahnya sehingga dia tidak akan goyah apapun yang akan terjadi dalam hidupnya. Di tengah keteduhan, kedamaian dan kenyamanan berada dekat dengan Tuhan itulah kemudian Daud dapat bersukacita. Sebuah ekspresi bahwa hidupnya ada dalam jaminan  Tuhan. Keteduhan, kedamaian dan kenyamanan yang dirasakan oleh Daud ketika tidur di malam hari, juga yakininya bahwa Tuhan juga pasti akan melindunginya ketika ada ancaman bahaya bagi dirinya. Sehingga bagi Daud, penghayatan jaminan Tuhan bagi hidupnya adalah menyangkut seluruh kehidupannya yaitu kehidupan saat ini dan kehidupan yang akan datang atau kehidupan kekal yaitu keselamatan jiwa (v. 10)  Ketiadaraguan Daud akan jaminan Allah dalam hidupnya adalah karena Daud mengenal dengan benar siapa Allah yang ia percayai (v. 11) Saudara jika engkau sungguh-sungguh percaya dan mengenal Yesus dalam hidupmu jangan pernah kuatir akan hidupmu, baik sekarang maupun akan datang, karena Yesuslah satu-satunya jaminan hidup kini dan yang akan datang.

Refleksi:
Mari merenung sejenak. Seberapa dalam keyakinan & pengenalan saudara akan Allah, akan  sangat menentukan seberapa yakin saudara mengimani jaminan Allah bagi hidup saudara.

Tekadku:
Tuhan, saya bertekad untuk mengenal-Mu lebih dalam dan lebih dalam lagi, agar saya yakin akan jaminan-Mu bagi hidup saya baik saat ini maupun hidup yang akan datang.

Tindakkanku:
Saya mau belajar dengan giat dan rendah hati mendalami kebenaran Tuhan melalui firman Nya, relasi dengan-Nya dan bersaksi tentang Dia, karena dengan demikian saya akan semakin mengenal Allah dan tidak ragu akan jaminan-Nya bagi hidup saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*