suplemenGKI.com

Kamis, 15 Maret 2018

14/03/2018

Mazmur 51:9-12

PEMULIHAN

 

Pengantar
Masih ingatkah kita cerita perselingkuhan Daud dan Batsyeba? Masih ingatkah kita sikap Daud saat mendapat teguran dari Natan? Sejak kecil kita sering mendengar cerita kehebatan Daud di Sekolah Minggu. Sampai kita beranjak dewasa kita masih mendengar atau bahkan membaca kehebatan Daud. Namun sebuah kesalahan besar telah meruntuhkan citra Daud. Melakukan perselingkuhan yang diawali dengan melakukan pemufakatan jahat. Daud memerintahkan Uria, suami dari Batsyeba, untuk maju berperang agar Daud bisa berselingkuh dengan Batsyeba. Daud yang merasa diri sebagai raja dan penguasa, merasa berhak memiliki apapun yang dia inginkan. Sehingga Daud tidak merasa bahwa perselingkuhannya dengan Batsyeba adalah sebuah kejahatan dimata Tuhan. Sampai kemudian Tuhan mengutus nabi Natan untuk menegur Daud

Pemahaman

Ayat 51:9-12       Apa yang diharapkan Daud dari Tuhan setelah ia menyampaikan pengakuan dosanya dihadapan Tuhan?

Teguran Natan yang keras membuat Daud sadar bahwa ia telah melakukan yang jahat dimata Tuhan. Daud mengakui kesalahannya dihadapan Tuhan dan memohon pengampunan dari Tuhan. Daud juga memohon agar Tuhan tidak meninggalkan dan membuang dirinya, namun berkenan mentahirkan dirinya yang kotor karena dosanya dan meyelamatkannya (ay.9-12).

Manusia memang lemah dan cenderung melakukan kesalahan. Tidak bisa terbayangkan jika umat terus melakukan dosa dan Allah berpaling dari umatNya. Manusia tentu akan menuju pada kehancuran dirinya.

Allah sepenuhnya menyadari kelemahan manusia. Itulah sebabnya Allah berinisiatif untuk menyelamatkan hidup manusia dari belenggu dosa. Allah mengaruniakan Kristus menjadi korban keselamatan bagi umat-Nya. Pengorbanan Kristus mentahirkan manusia dari segala kejahatannya

Refleksi
Sudahkah kita bersyukur Allah tidak berpaling dari kita yang lemah dan kotor? Adakah kita bersyukur atas keselamatan yang Allah nyatakan dalam Kristus Yesus? Sudahkah seluruh rasa syukur itu terwujud dalam sikap hidup yang benar dan berkenan dihadapan Allah?

Tekadku
Ya Allah, tolong aku untuk selalu bersyukur atas kasih dan kemurahan-MU. Ajar aku untuk selalu hidup berkenan dihadapan-Mu

Tindakanku
Mengucap syukur dalam doa. Selalu melakukan hal-hal yang baik dan positif

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«