suplemenGKI.com

Bacaan : Mazmur 103 : 6 – 22

Thema : Nyanyian Pengakuan Iman

PENGANTAR
Bagi jemaat GKI dalam Ibadah, Pengakuan Iman memiliki makna yang sangat penting, karena pengakuan Iman tersebut merupakan ikrar/pernyataan iman kita kepada Allah Bapa, Yesus Kristus dan Roh Kudus. Dalam ibadah GKI pengakuan iman seringkali diucapkan/diikrarkan, namun ada kalanya di nyanyikan, misalnya KJ 246 > Ya Allah Yang Mahatinggi ; KJ 280 > Aku Percaya. Dalam bagian Mazmur 103 : 6 – 20 merupakan pengakuan iman pemazmur kepada Tuhan Allah.

PEMAHAMAN

  1. Bagaimana pengakuan iman itu lahir dari diri pemazmur ?
  2. Bagaimana isi dari pengakuan iman pemazmur  ? ( ayat 6 – 19 ).
  3. Apa makna pengakuan iman tersebut bagi pemazmur ?

Pemazmur mengalami banyak kebaikan dan pertolongan Tuhan dalam hidupnya. Kebaikan dan pertolongan Tuhan itulah yang membuat daya hidup pemazmur semakin kuat sehingga pemazmur memiliki keyakinan yang kuat kepada Tuhan sebagai penolong hidupnya. Pengakuan iman tersebut diungkapkan pemazmur melalui pujiannya bahwa :

  1. Bahwa Tuhan Allah adalah Adil dan pembela umatnya. ( ayat 6-7)
    Keadilan Allah telah dinyatakan kepada umat Israel yang hidup tertindas, dan Allah membebaskan umatnya.
  2. Bahwa Tuhan Allah adalah, penyayang dan pengasih, panjang sabar dan penuh kasih setia. (ayat 8-18).
    Tuhan itu murka ketika manusia berdosa dan memberontak kepada-Nya tetapi Ia penuh kasih setia mengampuni manusia berdosa yang bertobat. Seperti Bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
  3. Bahwa Tuhan adalah Raja semesta alam. (ayat 19).
    Ialah pencipta alam semesta dan pemilik serta penguasa alam semesta yang memerintah Kerajaan-Nya dengan Hikmat dan Kebijaksanaan-Nya.

Bagi pemazmur pengakuan iman tersebut merupakan pengalaman iman yang menyatu dalam kehidupannya. Allah adalah Bapa yang panjang sabar, penuh pengertian dan penuh kasih setia. Ia begitu lekat dengan Allah, sehingga ia harus hidup takut akan Allah. Pengalaman pemazmur kiranya juga menjadi pengalaman kita. Dalam kehidupan sehari-hari hendaknya kita melekatkan diri dalam pengakuan iman kepada Allah Bapa, Yesus Kristus dan Roh Kudus. Amin.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : menurut saudara seberapa penting Pengakuan Iman Rasuli ? bagaimana saudara menterjemahkan Pengakuan Iman Rasuli tersebut dalam hidup sehari-hari ?

TEKADKU

Ya Tuhan, tolonglah saya, supaya saya dapat menjalani hidup dengan beriman.

TINDAKANKU
Saya harus menjalani hidup beriman ini dengan takut akan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*