suplemenGKI.com

 

YESAYA 53:4-12

RENDAH HATI SEPERTI KRISTUS

 

PENGANTAR
Siapa manusia di dunia ini yang tidak menginginkan memiliki jabatan yang tinggi agar disegani dan dihormati ? Atau siapa diantara kita yang tidak ingin mendapat kehormatan dan penghargaan yang tinggi dari orang lain. Sulit bagi siapapun menerima dirinya diperlakukan semena-mena dan seenaknya. Tidak ada satupun manusia mau diinjak-injak dihina apalagi dipermalukan.

PEMAHAMAN

Ayat 4-12             Nubuatan apa yang disampaikan oleh Yesaya ? Seperti apakah hamba yang dinubuatkan oleh Yesaya ?

Yesaya menubuatkan kabar baik bagi bangsa Yehuda yang berada di pembuangan. Ia menyampaikan tentang datangnya seorang hamba. Hamba yang akan memimpin umat Allah dimasa yang akan datang. Hamba yang tidak memperlihatkan keagungan diri-Nya namun memperlihatkan kerendahan hati. Hamba yang tidak memperlihatkan kekuasaan-Nya namun justru memberi diri untuk menderita dan menanggung dosa manusia. Hamba yang tidak mendendam saat ia dihina dan dibenci.

Nubuatan Yesaya ini sudah tentu menunjuk kepada Yesus Kristus. Yesus Kristus adalah teladan seorang hamba. DIA bersedia memberi diri berkorban, DIA merendahkan hatiNYA dan juga diriNYA. DIA juga bersedia memikul dosa manusia. DIA tidak mengeluh, DIA tidak murka, DIA tidak mengajukan protes kepada Sang Bapa. DIA menerima semuanya dengan ketulusan.

Umat Allah sudah seharusnya menempatkan Yesus Kristus sebagai teladan dalam hidupNya. Umat Allah adalah hamba-hamba di hadapan Allah. Allah menghendaki umat hidup dalam kerendahan hati. Bersedia berkorban bagi Allah dan sesama. Tidak memperlihatkan keangkuhan dan kesombongan, dan tidak hanya mencari kehormatan dan penghargaan.

Refleksi
Hidup menjadikan Kristus sebagai teladan berarti bersedia berkomitmen memberi diri kepada Kristus untuk diajar dan dididik menjadi seperti Kristus. Keinginan daging harus ditekan dan dikendalikan. Sebab keinginan daging hanyalah mengikuti ego dan hawa nafsu manusia. Segala hal yang diteladankan Kristus bertentangan dengan kedagingan.

Tekadku
Ya Allah, mampukan kami untuk senantiasa menjadikan-MU teladan dalam hidup kami. Biarlah hidup kami dibimbing dan dituntun oleh Roh-MU sehingga kami hidup dalam kebenaran Firman-Mu.

Tindakanku
Belajar berbagi, belajar peduli, belajar memperbaiki diri setiap hari.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«