suplemenGKI.com

Mazmur 119:4-8

HIDUP UNTUK APA &SIAPA ?

Pengantar
Sebuah buku berjudul Dunia Sophie yang ditulis oleh Jostein Gaarder membuka mata banyak pembacanya ketika buku itu mengupas keberadaan manusia di dunia. Melalui gaya tulisan yang sederhana, buku ini mengajak pembacanya untuk merenungkan kembali keberadaan mereka sebagai manusia.  Tahun 2002 tidak lama setelah kemunculan buku dunia sophie yang menjadi salah satu best seller, Rick Warren seorang pendeta dari Amerika mengejutkan dunia dengan bukunya yang berjudul The Purpose Driven Life. Dalam bukunya secara sederhana Rick Warren membawa pembacanya merenungkan kembali keberadaan dirinya dan tujuan hidupnya, khususnya sebagai pengikut Kristus.

Ada banyak buku yang telah mengupas pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang kehidupan. Khususnya yang terkait dengan siapakah manusia itu dan alasan manusia berada didunia. Buku-buku tersebut mendorong manusia untuk terus memikirkan keberadaan dan tujuan hidupnya didunia. Hal ini menjadi sangat penting agar manusia tahu untuk apa dan siapa dia hidup serta apa yang harus dikerjakannya didunia.

Pemahaman

Ayat 4-6               Untuk apakah Allah menetapkan berbagai peraturan dan ketetapan dalam kehidupan umat-Nya ?

Ayat 7-8               Komitmen apakah yang disampaikan pemazmur dalam nyanyiannya ?

Pemazmur dalam syair nyanyiannya mengungkapkan ke Mahakuasaan Allah yang telah memberikan berbagai peraturan dan ketetapan untuk dilaksanakan oleh umat-Nya. Pemazmur sadar bahwa Allah melakukan itu agar pemazmur dan umat-Nya mengetahui bahwa sesungguhnya manusia diciptakan untuk hidup bagi Allah (ayat 4-5). Di satu sisi, pemazmur bersyukur bahwa berbagai peraturan dan ketetapan itu membawa pemazmur hidup seturut dengan kehendak Allah (ayat 7). Di sisi lain, pemazmur berkomitmen untuk terus berpegang pada peraturan dan ketetapan-ketetapan Allah (ayat 8)

Seringkali umat Tuhan memandang berbagai peraturan dan ketetapan serta perintah Allah itu sebagai kewajiban untuk dilakukan. Tanpa menyadari bahwa sesungguhnya Allah memberikan berbagai peraturan dan ketetapan agar umat menyadari siapa dirinya dan untuk apa umat diciptakan dan dihadirkan kedunia ini.

Pemazmur mengajarkan kepada setiap orang bahwa Allah telah menghadirkan manusia kedunia untuk satu tujuan, yakni melakukan kehendak Allah. Berbagai peraturan dan ketetapan tidak semata-mata untuk mengatur kehidupan dan perilaku tetapi juga sebagai pedoman dan penuntun yang mengarahkan umat untuk hidup seturut dengan kehendak-NYA.

Refleksi
Apabila saat ini kita bertanya: “untuk apa dan untuk siapakah aku hidup?” jawabannya adalah: “untuk Allah dan untuk melakukan kehendak-Nya”. Oleh karena itu kita diajak untuk berkomitmen hidup melakukan perintah dan ketetapan-ketetapan dari Allah. Itu berarti hidup berorientasi kepada Allah bukan untuk menyenangkan diri sendiri tetapi menyenangkan hati Allah.

Tekadku
Ya Allah, mampukan aku hidup seturut kehendak-Mu. Sebab untuk itulah kami ini Engkau hadirkan didunia ini. Bukan untuk menyenangkan hati kami dan memuaskan keinginan kami. Tolong kami untuk sungguh-sungguh berkomitmen menjalani hidup menyenangkan hati-MU

Tindakanku
Setiap hari membangun hubungan dan komunikasi dengan Allah melalui doa. Melakukan hal yang adil dan benar. Melakukan kebaikan-kebaikan kepada semua orang.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*