suplemenGKI.com

1 Samuel 2:1-10

BERSUKACITA DAN BERSAKSI

PENGANTAR

Mendapatkan berkat dan pertolongan dari Tuhan akan mendatangkan sukacita bagi orang yang mengalaminya.  Namun, tidak sedikit dari mereka yang telah mengalami hal tersebut justru tidak tahu bagaimana harus mengungkapkan sukacitanya. Bahkan, sebagian dari mereka tidak merasa perlu untuk mengungkapkan sukacitanya. Padahal, ketika memperoleh pengalaman indah bersama Tuhan maka kita akan semakin mengenal Tuhan dan karena itu kita mempunyai kesempatan yang lebih baik untuk bersaksi tentang kuasa dan kasih-Nya. Kesaksian yang didukung oleh pengalaman yang nyata tentunya akan dapat disampaikan dengan lebih meyakinkan.

Jika setiap orang beriman mau bersaksi dan mengungkapkan sukacitanya ketika mengalami pertolongan Tuhan maka akan semakin banyak orang yang menaruh pengharapannya kepada Tuhan. Dengan demikian, akan semakin sedikit orang yang berputus-asa atau mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan masalahnya.

PEMAHAMAN

Ay. 1-2   Perasaan apakah yang diungkapkan oleh Hana? Apa yang telah dilakukan Tuhan baginya? (ay. 1). Bagaimana pengalaman tersebut membuatnya semakin mengenal Tuhan? (ay. 2).

Ay. 3-10  Apa yang disaksikan oleh Hana mengenai kekuasaan Tuhan? Apa nasihat Hana kepada orang-orang yang mendengar/ membaca syair puji-pujiannya ini? (lihat ay. 3 dan 10).

Melalui puji-pujian ini, Hana mengungkapkan sukacitanya karena Tuhan telah menolongnya. Hana berseru, “Hatiku bersukaria karena Tuhan, … aku bersukacita karena pertolongan-Mu” (ay. 1).  “Tanduk” adalah lambang kehormatan sekaligus senjata untuk mempertahankan diri dari serangan lawan. Tuhan telah menolong Hana ketika ia tidak berdaya menghadapi cemooh dari Penina. Dengan demikian, Tuhan juga telah mengembalikan kehormatan Hana. Karena itulah Hana menyebut Tuhan sebagai “gunung batu” (artinya, tempat berlindung) yang terbaik baginya (ay. 2).

Hana menggunakan pengalaman pribadinya sebagai kesempatan untuk bersaksi mengenai kekuasaan Tuhan. Berbagai keadaan yang disebutkan Hana – yaitu kemandulan, kematian, kemiskinan, dan status sosial yang rendah –sering dianggap tidak mungkin diubah oleh siapa pun. Namun, Hana bersaksi dengan tegas bahwa kuasa Tuhan sanggup mengubah semua itu. Karena itu, Hana juga memberi nasihat kepada semua orang agar mereka tidak sombong (ay. 3) dan tidak berbantah-bantah dengan Tuhan (ay. 10). Pengalaman pribadi Hana dengan Tuhan membuatnya yakin akan perlindungan Tuhan terhadap orang-orang yang dikasihi-Nya (ay. 9a). Keyakinan semacam inilah yang hendak disaksikan Hana kepada semua orang.

REFLEKSI
Berkat dan pertolongan Tuhan apa sajakah yang Anda alami dalam seminggu ini? Sudahkah Anda mengungkapkan rasa sukacita Anda? Apakah berkat tersebut juga menjadi berkat bagi orang lain?

TEKADKU
Tuhan, berilah aku keberanian dan kemampuan untuk mengungkapkan sukacitaku atas berkat dan pertolongan-Mu.

TINDAKANKU
Aku akan bersaksi mengenai berkat dan pertolongan Tuhan yang telah aku terima baru-baru ini, baik secara lisan maupun secara tertulis.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«