suplemenGKI.com

Yakobus 5:7-11

SIKAP DALAM MASA PENANTIAN (Bagian 1)

 

PENGANTAR
Kita pasti pernah mengalami menanti/menunggu.  Selain harus sabar juga dibutuhkan keinginan yang kuat untuk mau melakukan sesuatu di masa penantian itu.  Hal yang sama juga berlaku dalam kehidupan iman Kristen, khususnya ketika kita diingatkan akan satu masa di mana Kristus akan datang kembali.  Itu sebabnya, bacaan kita hari ini menjadi pemandu bagaimana seharusnya kita memiliki sikap yang benar ketika menanti.

PEMAHAMAN
Ayat 7 & 9: Bagaimana sikap dalam masa penantian, terutama ketika menghadapi penderitaan dalam masa penantian itu?

Ayat 7 & 10: Ada teladan dalam masa penantian.  Apakah teladan itu?

Ayat 11: Bagaimana keadaan orang yang bertekun dalam masa penantian?
Bagaimana dengan diri kita dalam masa penantian ini?

Dalam perikop ini Yakobus membawa setiap orang percaya merefleksi kembali bagaimana sikap di masa penantian kedatangan Kristus yang kedua kali.  Terutama sikap menghadapi realita adanya penderitaan, kesulitan, persoalan atau kesusahan di dalam masa penantian itu.  Tentu saja tidak seorang pun di dunia ini yang menyukai adanya penderitaan atau keadaan yang sulit.  Tetapi bukankah situasi dan kondisi itu tidak bisa kita hindari?  Lalu bagaimana harusnya sikap kita?

Pertama, Ayat 7 kesabaran itu harus dimiliki dalam hidup orang percaya dalam masa penantian kedatangan Tuhan yang kedua kali.  Dalam hal ini yang diangkat sebagai contoh adalah seorang petani.  Ayat 7 “…Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi”.  Tentu di dalam masa penantian hasil panen itu petani tidak menunggu dengan sikap pasif, tanpa berbuat sesuatu.  Sebab ada banyak kemungkinan adanya tantangan atau kendala yang dapat menggagalkan panennya.  Misalnya, adanya hama tanaman, tikus atau binatang lain yang merusak tanamannya, pencuri atau kurangnya air sebagai kebutuhan penting tanamannya.  Pasti seorang petani harus tekun melihat dan melakukan sesuatu untuk memelihara tanmannya, agar hasil panen sesuai harapan itu bisa ia dapatkan.  Tindakan positif  sebagai bukti kesabaran itulah yang harus dilakukan oleh petani dalam masa penantian hasil panen.  Ajakan Yakobus ini juga berlaku bagi kita sebagai orang percaya dalam masa penantian! (bersambung)

REFLEKSI
Sebagai orang percaya, setiap kita hari ini berada dalam masa penantian kedatangan Kristus.  Dalam masa penantian itu terkadang kita menghadapi penderitaan, kesulitan, persoalan atau sakit penyakit.  Bagaimana sikap kita?  Sudahkah kita melakukan sesuatu yang positif sebagai wujud sikap sabar!

TEKADKU
Tuhan bantulah aku untuk sabar dengan tetap melakukan sesuatu yang baik dan benar (positif) ketika menghadapi penderitaan atau kesulitan hidup. 

TINDAKANKU
Hari ini aku akan mencoba lagi untuk …………. (cth. menyapa lagi teman yang berlaku sinis kepadaku atau membuat surat lamaran pekerjaan lagi setelah berhenti karena putus asa) sebagai wujud kesabaran dan imanku dalam masa penantian ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«