suplemenGKI.com

Kisah Para Rasul 6:8-15

DISERTAI KUASA ALLAH

PENGANTAR
Memberitakan Injil tidak mudah. Dari waktu ke waktu, mereka yang bersaksi tentang Kristus harus siap menghadapi penderitaan yang telah dialami Kristus sendiri. Bahkan, tidak sedikit di antara mereka yang juga harus kehilangan nyawanya. Namun, ketika Yesus mengutus para murid-Nya, Ia berjanji untuk selalu menyertai mereka (Mat. 28:20b). Yesus juga mengutus Roh Kudus untuk menyertai mereka dengan kuasa-Nya (Kis. 1:8).

PEMAHAMAN

  • Ay. 8-10.   Kualitas kerohanian seperti apakah yang dimiliki oleh Stefanus? (ay. 8; lihat juga ay. 3 dan 5). Dengan siapakah Stefanus bersoal jawab? Mengapa mereka tidak bisa melawan Stefanus?
  • Ay. 11-14. Mengapa mereka menghasut beberapa orang untuk memberi kesaksian palsu tentang Stefanus? Seberapa seriuskah tuduhan palsu tersebut?
  • Ay. 15.      Mengapa wajah Stefanus menjadi sama seperti malaikat? Menurut Anda, apa artinya?

Seperti Kristus sendiri dan juga para rasul, Stefanus adalah seorang pemberita Injil yang penuh dengan kasih karunia dan kuasa Allah (ay. 8). Selain itu, sebagai salah satu dari tujuh diaken, Stefanus adalah seorang yang penuh dengan Roh dan hikmat (6:3,5). Itulah sebabnya Stefanus sanggup menghadapi orang-orang Yahudi yang disebut jemaat Libertini. Berdasarkan namanya, jemaat Libertini diduga merupakan sinagoga yang didirikan oleh orang-orang yang telah dibebaskan dari tawanan perang atau perbudakan. Anggota jemaat ini berasal dari berbagai daerah: Kirene dan Alexandria (keduanya di Afrika Utara), Asia (bagian barat Turki), dan Kilikia. Kemungkinan mereka adalah orang-orang yang cukup berhasil secara ekonomi dan memiliki pendidikan yang cukup tinggi. Namun, dalam perdebatan, mereka tidak mampu melawan Stefanus yang memiliki hikmat dan Roh Kudus.

Mereka tidak bisa menerima kekalahan mereka. Mereka menghasut beberapa orang untuk membuat tuduhan palsu terhadapnya (ay. 11). Tuduhan palsu itu berhasil membangkitkan kemarahan orang banyak dan para pemimpin agama. Kesaksian Stefanus mengenai Yesus telah digunakan oleh para saksi palsu untuk menyeretnya ke hadapan Mahkamah Agama (yang disebut juga Sanhedrin). Perlu diketahui bahwa ini adalah yang ketiga dari empat kali dalam Kisah Para Rasul di mana para pengikut Tuhan berdiri di depan Sanhedrin. Hal yang serupa juga dialami oleh Petrus dan Yohanes (4:15), Petrus dan para rasul (5:27), dan Paulus (22:30).

Anggota Sanhedrin berjumlah 71 orang. Mereka semua menatap ke arah Stefanus dan menunggu tanggapan Stefanus atas tuduhan yang ditujukan kepadanya. Namun, sebelum Stefanus mengucapkan pembelaannya, Allah telah menyatakan kehadiran-Nya. Mereka melihat wajah Stefanus seperti wajah seorang malaikat.

REFLEKSI
Para pemberita Injil sejati akan selalu berhadapan dengan tantangan dan kesulitan. Namun, mereka akan menghadapi semua itu bersama Kristus, dengan hikmat dan kuasa Roh Kudus.

TEKADKU
Tuhan, tolonglah aku untuk lebih siap menghadapi tantangan dan kesulitan, bahkan lebih rela menderita, agar Engkau dapat mengutus aku untuk memberitakan Injil-Mu.

TINDAKANKU
Dalam seminggu ke depan, aku akan bersaksi kepada minimal dua orang, menceritakan pengalamanku disertai oleh hikmat dan Roh Kudus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«