suplemenGKI.com

DIBEDAH FIRMAN ALLAH

Ibrani 4:12-13

 

Pengantar
Pisau selalu ada di rumah kita, bukan hanya dipakai untuk mengolah makanan tapi juga untuk kegunaan lainnya, antara lain untuk memotong, membedah dan membentuk hasta karya yang indah. Bacaan hari ini mengingatkan kita akan betapa pentingnya Firman ALLAH yang lebih tajam dari benda apapun. Dengan ketajamannya, Firman ALLAH membentuk dan membedah kehidupan kita. Marilah kita merenungkannya!

Pemahaman

  • Ayat 12 : Mengapa Firman ALLAH dikatakan lebih tajam daripada pedang?
  • Ayat 13 : Adakah hal-hal yang bisa kita sembunyikan dari TUHAN? 

Kalimat “Firman ALLAH hidup dan kuat dan lebih tajam dari pedang bermata dua manapun” ( ayat 12 ) menunjukkan keefektifan Firman dalam hidup orang percaya. Rupanya ketajamannya pisau dan pedang tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan ketajaman Firman ALLAH. Mengapa demikian? Firman ALLAH menusuk hati sanubari untuk mengoreksi dan memperbaharui hidup kita. Firman ALLAH digambarkan bagai pedang bermata dua berarti bahwa Firman ALLAH memotong kedagingan kita sehingga hidup mengalami anugerah keselamatan-Nya. Bahkan Firman ALLAH memberikan hikmat agar orang dapat mengetahui mana yang baik dan tidak. Tidak ada yang tersembunyi bagi manusia ketika Firman ALLAH mengoreksi. Maka sudah sepantasnyalah kita membuka diri untuk mau disucikan dan diperbaharui hari lepas hari.

Tidak semua orang siap dibedah Firman ALLAH. Oleh karena itu ada orang-orang yang cenderung ingin mendengar Firman TUHAN yang isinya menghibur dan menguatkan, sebaliknya tak suka dengan Firman yang menegur dan mengoreksi. Memang saat dibedah Firman ALLAH bisa menimbulkan rasa sakit dan perih namun justru saat itulah kita sedang dibentuk TUHAN agar agar menjadi karya-Nya yang makin hari makin indah. Teguran TUHAN bisa terasa menyakitkan tetapi pada akhirnya itu bertujuan untuk menghasilkan buah-buah kebenaran seperti yang diinginkan Tuhan. Teguran TUHAN datang justru karena Dia mengasihi kita, memperhatikan kita dan tidak ingin satupun dari kita binasa.

Refleksi
Dalam keheningan, ingatlah sejauh mana Saudara membuka diri untuk dibentuk dan dibedah oleh Firman ALLAH? Apa sajakah karakter Saudara yang telah diubahkan oleh Firman ALLAH sehingga makin hari hidup Saudara makin indah?

Tekadku
Ya TUHAN, mampukanlah aku untuk selalu terbuka ditegur oleh Firman-Mu. Tolonglah aku untuk dapat merespon teguran Firman-Mu dengan penuh syukur. 

Tindakanku
Setiap pagi aku akan menyatakan kerinduanku untuk sedia dibedah dan dibentuk Firman TUHAN. Untuk itu aku akan terus belajar menghidupi lagu ini:

Bagaikan bejana siap dibentuk
Demikian hidupku di tangan-Mu
Dengan urapan kuasa Roh-Mu
Ku dibaharui selalu

Jadikan ku alat dalam rumah-Mu
Inilah hidupku di tangan-Mu
Bentuklan sturut kehendak-Mu
Pakailah sesuai rencanaMu

Ku mau sperti-Mu YESUS, disempurnakan selalu
Dalam se’gnap jalanku, memuliakan nama-Mu.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«