suplemenGKI.com

MENJADI PUTIH DIANTARA HITAM

1 Tesalonika 5:16-24

 

 

Pengantar
Seorang anak SD dimusuhi teman sekelasnya bahkan oleh gurunya ketika ia tidak mau nyontek atau memberi contekan kepada temannya. Baru-baru ini, seorang aparat dibuikan karena ia mengungkap kasus yang melibatkan atasannya. Inilah fenomena nyata yang hadir di depan mata kita. Besarnya resiko sering kali membuat kita gentar untuk menjadi anak SD atau aparat tersebut dan kegentaran inilah yang juga memunculkan pertanyaan dimana seharusnya kita berada? Mari kita menyimak 1 Tesalonika 5:16-24.

 

Pemahaman
-Mengapa Rasul Paulus memberikan nasihat kepada Jemaat di Tesalonika?
-Apa nasihat Rasul Paulus kepada Jemaat di Tesalonika?

Jemaat di Tesalonika adalah jemaat yang baru bertumbuh. Jemaat ini bertumbuh ditengah-tengah situasi yang sulit dan penuh tekanan. Oleh karena itu Rasul Paulus menyampaikan surat penggembalaannya. Rasul Paulus menasihati agar setiap jemaat di Tesalonika dalam kehidupan pribadinya tetap taat akan kehendak Allah seperti selalu bersukacita, tetap berdoa dan bersyukur dalam setiap keadaan yang terjadi. Jangan padamkan Roh, karena Roh inilah yang akan menuntun kita untuk tetap berada di jalan yang dikehendaki Allah. Roh inilah yang akan menunjukkan kita segala sesuatu yang baik untuk dipegang dan yang jahat untuk dijauhi. Kemudian Rasul Paulus menutup nasihatnya dengan salam yang berisikan “Semoga damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.” salam penutup menunjukkan bahwa Allah setia menyertai kita dalam upaya untuk hidup sesuai kehendaknya. Ia tidak tinggal diam dan hanya turun pada harinya nanti, namun menyertai proses kita melewati peziarahan hidup ini.

Hidup dalam koridor dan berpegang teguh pada kehendaknya itulah yang Allah kehendaki bagi kita. Tak perlu gentar, dalam segala kondisi, tekanan dan kesulitan asal kita mau mentaati kehendaknya pastilah Ia akan memelihara dan memberikan damai sejahtera bagi kehidupan kita. Bersukacitalah, berdoalah dan bersyukurlah maka Roh Kudus akan menuntun kita masuk dalam kehendak Allah.

 

Refleksi
Renungkan sejenak, lihatlah dimana kita berpijak? apakah kita masih hidup dalam kehendak Allah? apakah dan kenapa kita gentar untuk menjadi benar?

Tekadku
Ya TUHAN mampukanku untuk berani berpijak pada kebenaran-Mu di setiap kondisi dan kehidupanku.

Tindakanku
Saya akan memulai hari dengan bersyukur atas apapun yang TUHAN telah berikan dalam kehidupan ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*