suplemenGKI.com
Hidup Manusia

Hidup Manusia

Mazmur 90:7-17

Singkatnya Hidup Manusia

                Pada bagian ini Musa mengungkapkan sisi Tuhan yang berbeda dengan ayat sebelumnya (ay 1-6). Kalau ayat sebelumnya berbicara kebesaran Tuhan yang luar biasa, ayat selanjutnya berbicara tentang Tuhan yang murka dan harapan Musa kepada Tuhan yang berkuasa tersebut.

  1. Sifat Tuhan yang bagaimanakah yang ditulis oleh Musa?
  2. Pengalaman apakah yang pernah Musa alami berkaitan dengan sifat Tuhan yang diatas?
  3. Bagaimanakah Musa menggambarkan umur manusia di dunia ini?
  4. Apa yang menjadi harapan Musa kepada Tuhan?
  5. Apa yang dapat kita pelajari hari ini?

 Renungan:
                Pada bagian ini Musa menggambarkan Tuhan yang murka terhadap kesalahan dan dosa umat manusia. Musa menyadari betul kalau Tuhan murka maka tidak ada manusia yang dapat selamat dari hadapanNya. Pada hakekatnya Tuhan mengetahui kesalahan dan dosa manusia sekalipun manusia melakukan dosanya ditempat yang tersembunyi. Bagi Tuhan dosa yang dilakukan oleh manusia, sangat terlihat jelas di hadapanNya, karena tidak ada yang tersembunyi bagiNya. Karena dosa-dosa manusia inilah Tuhan sangat murka kepada umatNya. Ingat peristiwa patung anak lembu mas, dimana penyembahan kepada Allah diganti dengan penyembahan kepada patung anak lembu mas. Tuhan murka dan diantara mereka ada yang meninggal + 3000 orang. Pengalaman ini membuat Musa sadar bahwa umat Tuhan tidak akan tahan dengan murkaNya.
                Musa juga mengingatkan bahwa manusia hidup dalam dunia ini terbatas, umur manusia rata rata sekitar 70 tahun sampai 80 tahun, pada waktu mencapai umur ini manusia secara jasmani mengalami kelemahan atau kemerosotan fisiknya. Setelah mengalami hal ini, manusia akan berlalu. Dengan demikian manusia ada dalam dunia ini sangatlah singkat. Musa menyadari hal ini pasti terjadi pada setiap manusia, oleh karenanya Musa berharap Tuhan mengajari manusia supaya bijak menggunakan waktu-waktunya.
                Musa sadar tentunya Tuhan bukan Tuhan yang hanya menampilkan murkaNya saja, namun Tuhan tetap penuh kasih sayang kepada umatNya. Musa berharap bahwa Tuhan tetap menyayangi umatNya dan mengingat umatNya.    
                 Musa berharap bahwa manusia selalu mengingat kebaikan Tuhan, sehingga setiap hari manusia memuji kebaikan Tuhan, dan bersuka cita untuk hari-hari yang diberikanNya.

                Kita menyadari bahwa tidak mungkin setiap hari selalu menyenangkan diri kita, ada kalanya susah ada kalanya senang. Namun yang terpenting adalah kita melewati hari-hari itu bersama dengan Tuhan.

                Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mengisi hari demi hari, namun apapun yang kita kerjakan biarlah hal ini diteguhkan oleh Tuhan, artinya bahwa yang kita perbuat harus selalu memuliakan Tuhan sebagai pencipta kehidupan kita.

                Biarlah melalui kita nama Tuhan selalu dipermuliakan karena kita memiliki hati yang bijak dalam menjalani hidup ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«