suplemenGKI.com

Kamis, 10 Mei 2018

09/05/2018

Mazmur 1:4-6

 

“Jalan Hidup 2: Jalan Hidup Orang Fasik”

 

Pengantar
Hidup mengikuti keinginan nafsu dunia memang nikmat. Sehingga tidak heran banyak orang, bahkan orang percaya, lebih memilih memuaskan kedagingannya. Amsal 14:12 berkata, “ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” Hidup yang menyenangkan daging memang terlihat “baik”, namun ujungnya sedang membawa kita kepada maut. 

Pemahaman

Ayat 4-5          : Seperti apa hidup orang fasik digambarkan? Bagaimana hidupnya?

Ayat 6             : Apa perbedaan antara jalan orang benar dan jalan orang fasik?

“Bukan demikian” menunjukkan suatu perbedaan besar antar kehidupan orang benar dan kehidupan orang fasik yang digambarkan pemazmur. Jika orang benar seperti pohon yang subur dan kokoh, orang fasik justru seperti sekam, yang tidak memiliki gunanya. Sekam menunjukkan bahwa orang fasik mudah terbawa angin kesana-kemari. Tidak memiliki pendirian yang kokoh, tetapi akan mudah terbawa angin pengajaran yang menyesatkan. Hidup orang fasik akan binasa, sebab mereka akan segera lalu pada masa penghakiman. “Tidak tahan dalam penghakiman”, sebab hidup mereka didapati sebagai hidup yang salah. Sehingga ketika diadili, mereka tidak akan bertahan di dalam pengadilan Allah. Orang berdosa bisa saja tinggal bersama kumpulan orang benar, namun tidak akan bertahan lama. Sebab ketika penghakiman datang, mereka akan segera lenyap. Mengapa hidup orang fasik akan binasa? Sebab jika orang benar hidup dekat dengan Allah dan firman-Nya, namun hidup orang fasik ‘bukan demikian’. Ini berarti apa yang dijauhi dalam hidup orang benar justru dilakukan oleh orang fasik, dan apa yang dilakukan orang benar justru dijauhi oleh orang fasik. Mereka tidak mau hidup dekat Allah dan tidak suka pada kebenaran Allah. Yang menjadi kesukaannya ialah jalan hidup yang penuh dosa. Itulah mengapa Allah akan sungguh mengenal jalan orang benar, tapi jalan orang fasik akan segera menuju kepada kebinasaan. 

Refleksi
Renungkanlah: Apakah selama ini jalan hidup yang aku hidupi adalah jalan orang fasik? Apakah aku mengharapkan berkat bagi orang benar, tapi hidupku tidak sesuai firman Tuhan? 

Tekadku
Tuhan, tolonglah agar aku menghindari jalan hidup orang fasik. Biarlah Engkau mengenal jalan hidupku, sebab aku hidup pada jalan yang Engkau inginkan. 

Tindakanku
Hari ini aku akan merenungkan dan membuat daftar pola hidup yang aku jalani selama ini. Apakah aku telah menjalani hidup sebagai orang benar, atau jangan-jangan aku menjalani hidup seperti orang fasik.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»