suplemenGKI.com

Kamis, 10 Maret 2016

09/03/2016

Mazmur 126:4-6

Proses Pemulihan

 

PENGANTAR
Bersukacita dan bersyukur atas karya keselamatan dan pemulihan yang Allah sudah nyatakan merupakan sikap yang seharusnya dibangun oleh umat. Namun tahukah kita bahwa pemulihan adalah sebuah proses yang tidak mudah untuk dijalani? Diperlukan komitmen dan perjuangan yang sungguh-sungguh sambil tetap berpegang pada janji Allah yang akan memberkati umat-Nya. Pemazmur dalam nyanyiannya memberikan gambaran bagaimana proses pemulihan dijalani oleh umat Allah setelah kembali dari pembuangan.

 

PEMAHAMAN

126:4               Apakah yang yang menjadi harapan umat Allah yang telah lepas dari pembuangan dan kembali ke Yerusalem?

126:5-6                        Janji apakah yang terkandung dalam nyanyian pemazmur dalam proses pemulihan yang umat Allah tengah jalani?

Dibebaskan dari tanah pembuangan bukan berarti situasi dan kondisi umat Allah akan serta merta kembali normal. Pembangunan kembali Yerusalem dan Bait Suci menjadi tugas yang sangat berat bagi umat Allah. Selain itu persoalan terbesar yang harus dihadapi oleh umat adalah membangun kembali kehidupan sosial dan ekonomi setiap keluarga. Hal itu tentu bukan pekerjaan yang mudah untuk diselesaikan. Namun itulah proses pemulihan yang harus dijalani oleh bangsa Israel yang telah kembali dari pembuangan. Pemazmur menaikkan doa kepada Allah agar Allah terus menyertai umat dalam proses pemulihan yang tengah mereka jalani (ayat 4). Pemazmur sadar bahwa doa menjadi kekuatan penting dalam proses pemulihan yang tengah dijalani oleh bangsa Israel. Pemazmur juga tetap berpegang pada keyakinan bahwa proses pemulihan yang tengah bangsa Israel jalani tidak akan sia-sia. Segala sesuatu yang mereka kerjakan dalam proses pemulihan akan berbuah kebaikan. Allah yang telah menyelamatkan pasti akan memberkati dan campur tangan dalam pemulihan umat-Nya (ayat 5-6).

Umat dimasa sekarang juga telah menerima karya pembebasan dan keselamatan dari dosa yang dikerjakan oleh Allah didalam Yesus Kristus. Umat telah diselamatkan dan dipulihkan, namun ada tugas berat yang menanti umat Allah yakni menata kehidupan baru yang telah diterima. Hal itu bukanlah pekerjaan mudah, sebab mengubah pola hidup yang lama sangatlah sulit. Mengikuti keinginan diri dan nafsu duniawi menjadi bagian yang sulit untuk diubah. Namun seberat apapun tantangannya umat Allah di masa sekarang perlu belajar dari pemazmur. Doa harus menjadi kekuatan utama dalam membenahi kehidupannya, sebab tanpa doa semuanya akan sulit untuk dikerjakan.

Pemulihan menjadi sebuah proses panjang yang harus dijalani. Tidak lagi hidup dalam dosa menjadi sebuah janji yang harus diucapkan dan dilakukan. Doa kepada Allah harus menjadi sumber kekuatan. Janji Allah yang akan menolong, menyertai, dan memberkati harus dipegang teguh. Jika semuanya dapat dikerjakan maka keselamatan yang Allah telah kerjakan bukanlah sebuah kesia-siaan.

REFLEKSI
Sudahkah aku berkomitmen dan berjuang untuk terus memperbaharui diri? Akankah kehidupan baru yang Allah anugerahkan akan saya sia-siakan?

TEKAD
Terus menjalani kehidupan baru dengan sikap hidup baru yang dituntun oleh Roh Kudus

TINDAKAN    
Tekun dalam doa dan mempelajari firman Allah.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«