suplemenGKI.com

Kamis, 10 April 2014

09/04/2014

PERTOLONGAN TUHAN TEPAT PADA WAKTUNYA

 

1 Raja-raja 17:17-24.

 

Pengantar
Ketika kita menghadapi berbagai-bagai persoalan, seringkali kita berharap bahwa Tuhan segera atau secepat-cepatnya menolong menyelesai persolan kita. Bahkan kita merasa tidak sabar untuk menunggu jawaban Tuhan, dimana kita menganggap bahwa jawaban Tuhan terlalu lama bagi kita. Benarkah Tuhan menjawab pergumulan kita terlalu lama?

Pemahaman

Ay 1-16,                Bagian ini menjadi latar belang dari nabi Elia melayani di 
                                 Sarfat, apa yang menjadi    latar belakangnya?

Ay 17,                    Apa yang terjadi dengan anak perempuan janda di Sarfat?

Ay 18,                    Apa yang dikatakan janda Sarfat kepada nabi Elia?

Ay 19-22,             Apa yang dilakukan oleh nabi Elia terhadap anak
                                 Perempuan  Janda Sarfat? Dan bagaimanakah jawaban
                                 Tuhan atas permohonan nabi Elia?

Ay 23-24,             Apa yang dikatakan janda Sarfat kepada nabi Elia, ketika
                                 melihat anak perempuannya?

Cerita bagian ini didahulu dengan nabi Elia menemui raja Ahab dan menyampaikan pesan dari Tuhan, bahwa tidak akan terjadi hujan di tanah Israel, sampai nabi Elia menyatakannya lagi. Setelah itu nabi Elia pergi ke tepi sungai Kerit dan diberi makan oleh burung-burung gagak sesuai dengan firman Tuhan. Setelah sungai Kerit kering maka Tuhan memerintahkan nabi Elia untuk pergi ke Sarfat dan akan dipelihara oleh seorang janda miskin di sana. Mujizat terjadi di Sarfat bahwa tepung dan minyak janda Sarfat tidak habis-habis sehingga dapat memelihara keluarganya dan juga nabi Elia. Tuhan menolong janda Sarfat dan anak perempuannya dan juga memelihara nabi Elia tetap pada waktunya.

Tanpa diduga anak perempuan janda Sarfat sakit keras dan meninggal dunia, tentunya hal ini membuat hati janda Sarfat sangat sedih dan merasa bersalah dengan kematian anaknya, dan janda Sarfat menduga bahwa kematian anaknya di sebabkan oleh dosanya. Oleh sebab itu ia mengadu kepada nabi Elia.

Elia meminta anak perempuan yang sudah meninggal dari pangkuan ibunya dan dibawa ke kamarnya di atas. Di kamar atas inilah Elia berseru kepada Tuhan dan menceritakan kemalangan janda Sarfat tersebut. Nabi Elia juga memohon kepada Tuhan untuk memulangkan nyawa anak perempuan tersebut. Tuhan mendengarkan permohonan dari Elia dan nyawa anak perempuan itu kembali, sehingga ia hidup kembali.

Alangkah suka citanya janda Sarfat tersebut, ketika melihat anak perempuannya hidup lagi, maka  janda Sarfat memuji Tuhan dan menyatakan firmanNya adalah benar.

Refleksi
Renungkan beberapa menit tentang pertolongan Tuhan yang pernah kita terima, adakah Tuhan mengulur waktu untuk menjawab permohonan kita?

Tekad
Ya Tuhan, ajarkan kami menghargai setiap pertolongan yang telah Engkau berikan kepada kami. Kami sadar bahwa kehendakMu lebih baik dari kehendak kami sendiri. Amin.

Tindakan
Merasakan pertolongan Tuhan dan mengucap syukur kepadaNya dalam hidup hari ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«