suplemenGKI.com

Mazmur 85:10-14

 

Takut Akan Tuhan: Kunci Mengalami Kasih Tuhan

Pengantar:
            Suatu hari ada seorang bapak setengah baya, dia begitu kesulitan untuk menyeberang jalan karena lalu lintas begitu ramai dan semua kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi. Mungkin bapak tersebut berasal dari daerah sehingga belum terbiasa menyeberang jalan di tengah situasi yang ramai demikian. Di dekat bapak itu berdiri banyak orang yang sedang bersiap untuk menyeberang, namun bapak itu tidak berusaha untuk berjalan bersama atau meminta pertolongan dari orang banyak itu. Ada seorang pemuda berusaha untuk mengajaknya menyeberang, tetapi bapak tersebut tetap berdiri di tempatnya seakan enggan untuk menerima ajakan sang pemuda itu. Akhirnya bapak tersebut harus menunggu sampai lalu lintas benar-benar sepi baru bisa menyeberang jalan. Apakah anda sedang menunggu mengalami kasih Tuhan?

Pemahaman:

  1. Apakah yang bisa kita pahami dari doa pemazmur di ayat 10-12?
  2. Apakah makna dari doa pemazmur di ayat 13-14?

Kalimat doa pemazmur di ayat 10 sangat menarik untuk dicermati: “Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia” kalimat itu seakan menjawab, mengapa banyak orang tidak bisa merasakan kasih dan pertolongan dari Tuhan? Yaitu karena tidak memiliki rasa takut akan Tuhan. Takut akan Tuhan adalah kunci untuk mengalami kasih, pertolongan dan pemeliharaan Tuhan. Ini adalah dasar iman yang sesungguhnya. Takut akan Tuhan itu berbicara tentang hidup yang: taat, setia, menurut dan rela dibimbing, diatur dan dituntun oleh kebenaran firman Tuhan. Ungkapan dalam doa pemazmur pada ayat 11-12 mau menjelaskan betapa menyenangkan, betapa indah dan betapa bahagianya jika hidup ini selalu takut akan Tuhan. Hidup yang takut akan Tuhan itu bukan saja akan menjadikan hidup ini menyenangkan, hidup yang indah dan hidup yang bahagia, tetapi juga ada jaminan Tuhan, ada perlindungan Tuhan dan ada pengharapan akan masa depan dari Tuhan. Ayat 13-14 sesungguhnya berbicara tentang pengharapan yang disediakan oleh Tuhan bagi mereka yang hidupnya takut akan Tuhan. Biarlah doa pemazmur itu juga menjadi doa kita.

Refleksi:
Mari kita merenungkan. Apakah kita sudah memiliki hidup yang takut akan Tuhan? Hidup takut akan Tuhan itu harus menjadi gaya hidup, hidup takut akan Tuhan harus menjadi nilai dalam hidup, jika itu yang kita lalukan niscaya hidup kita akan bahagia, indah dan menyenangkan.

Tekad:
Tuhan, saya menyadari bahwa hidup ini masih jauh dari hidup yang takut akan Engkau, ajarlah saya supaya dapat hidup takut akan Engkau.

Tindakan:
Belajar untuk siap dibimbing, dituntun dan diarahkan oleh firman Tuhan setiap hari melalui kesetiaan membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*