suplemenGKI.com

Surat Ibrani ini mempunyai tujuan khusus, yaitu ditulis untuk menyapa jemaat Yahudi yang sebagian besar berada di perantauan, agar mereka tetap teguh dan tidak goyah imannya kepada Kristus. itulah sebabnya dalam surat Ibrani ini banyak menggunakan istilah-istilah yang akrab bagi warga Yahudi yang ada di perantauan Misalnya: muncul istilah nenek moyang, muncul juga nama-nama tokoh yang berpengaruh di masyarakat Yahudi khususnya pada jaman Perjanjian Lama seperti nabi ataupun imam (Abraham, Musa, Harun, Henokh, Nuh dll) Walaupun demikian yang mau ditonjolkan dalam surat Ibrani ini adalah keunggulan Tuhan Yesus Kristus sebagai Imam dan Tuhan, yang digelari sebagai cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah (ay. 3)

 

Pertanyaan-Pertanyaan Penuntun:

1.      Apa yang menjadi fokus utama dalam surat Ibrani ini? (ay.2)

2.      Apa yang menjadikan Tuhan Yesus itu lebih unggul dari pada tokoh-tokoh penting dalam Perjanjian Lama seperti Musa, Abraham, Harun atau Henokh? (ay. 3)

3.      Pelajaran apa yang mau diberikan melalui surat Ibrani ini kepada jemaat Yahudi yang ada dalam perantauan? (ay. 4)

4.      Sampai sejauh ini apa yang menjadi fokus utama saudara dalam mengikuti kekristenan? Keteladanan apakah yang sudah saudara berikan tentang iman saudara kepada Tuhan Yesus Kristus?

 

Renungan:

            Keutamaan dalam surat Ibrani adalah menonjolkan Tuhan yang hadir ke dunia di dalam Tuhan Yesus Kristus dengan segala kelebihan-kelebihanNya dibandingkan dengan tokoh-tokoh lain dalam Perjanjian Lama. Nabi mengajari umat agar setia kepada Allah dan jika ada yang tidak setia maka Nabi akan memberitahukan hukuman apa yang akan mereka alami. Sedangkan Yesus menyerahkan diriNya menjadi sasaran murka Allah akibat dosa manusia. Yesus mengorbankan diriNya dan hidupNya sendiri untuk menyelamatkan manusia berdosa. Dalam Ibrani 2:5 “Sebab bukan kepada malaikat-malaikat telah Ia taklukkan dunia yang akan datang, melainkan kepada Yesus Kristus yang adalah anak Allah (1:2) yang memimpin mereka kepada keselamatan dengan penderitaan (2:10)

            Ibrani 1:3 menjelaskan alasan mengapa Yesus dapat membawa mereka kepada jalan keselamatan, karena Dia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segalanya dengan firmanNya yang penuh kuasa. Pernyataan itu hendak menegaskan bahwa Yesus bukan sekedar utusan Allah, bukan juga sekedar anak Allah atau wakil Allah seperti yang dipahami oleh kelompok-kelompok tertentu tetapi Yesus Kristus adalah Allah yang turun ke dunia yang ada dianara manusia untuk menyelamatkan manusia berdosa dengan jalan mengorbankan diriNya sendiri (Yoh 1:14)

            Bagi warga jemaat Yahudi yang ada di perantauan, mungkin saja mereka masih terlalu terpaku kepada tokoh-tokoh terkenal yang berpengaruh di Perjanjian Lama, maka sangat penting untuk menanamkan keyakinan tentang Yesus Kristus kepada mereka. Dengan mengangkat keunggulan Yesus itu selain untuk menguatkan iman mereka juga untuk membimbing anak-anak mereka dalam pengenalan akan iman kepada Tuhan Yesus Kristus.

            Saudara, perkembangan tehnologi dan ilmu pengetahuan terkadang bisa membuat generasi muda menjadi sangat bergantung kepada kecanggihan itu. Secara sadar atau tidak jika hal itu dibiarkan maka akan mempengaruhi pengenalan generasi muda akan Tuhan Yesus Kristus. Hal itu tidak boleh dibiarkan, untuk itu kita perlu fokus memberi teladan iman yang benar kepada generasi muda terutama dalam keluarga kita, supaya mereka tetap mendapat pengenalan dan pemahaman iman yang kuat kepada Tuhan Yesus kristus.

Hanya dengan iman yang fokus kepada Kristus kita dapat memberi teladan yang benar kepada generasi muda kita, terutama keluarga kita.     

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

1 Comment for this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*