suplemenGKI.com

KAMIS, 1 MEI 2014

30/04/2014

MAZMUR 116:1-19

“KEBAIKANNYA TAK PUDAR DALAM SITUASI YANG SUKAR”

 

PENGANTAR
Mazmur ini sangat populer di kalangan orang-orang Yahudi dan merupakan puji-pujian yang biasanya dinyanyikan setelah mereka merayakan Paskah (yang dihubungkan dengan ayat 13). Tema yang diangkat sangat sederhana, yaitu pengucapan syukur. Dan dalam hal ini agaknya penggubahnya lebih mengutamakan spontanitas sehingga susunannya tidak terlalu ”rapi.” Dengan pola penyusunan seperti ini, ada baiknya bila kita menggalinya dengan mengacu pada topiknya dan bukan pada urutan ayat-ayatnya. 

PEMAHAMAN

  1. Situasi apakah yang sedang dihadapi pemazmur (ay. 3-8), dan apa penyebabnya (ay. 10-11)?
  2. Apa yang dilakukan pemazmur dalam situasi seperti itu? (ay. 4)
  3. Apa yang dilakukan Tuhan terhadapnya? (ay. 1-2, 5-7, 8-9)
  4. Apa yang seharusnya dilakukan oleh orang-orang yang telah mengalami kebaikan Tuhan? Sebutkanlah empat hal (ay. 13-19, ay. 14-18, ay. 15-17, dan ay. 16). 

Pemazmur menggubah mazmur ini sebagai ungkapan syukur setelah Tuhan menolongnya keluar dari situasi yang sukar. Pemazmur baru saja selamat dari kematian yang mengancamnya. Di dunia timur pada umumnya, kematian sering digambarkan seperti tali, belenggu atau penjara (ay. 3). Artinya,  nyawanya benar-benar terancam. Ayat 9-10 mengindikasikan bahwa pemazmur menjadi korban fitnah, dan menghadapi ancaman hukuman mati.  Dalam keadaan seperti itu pemazmur melakukan tindakan iman yang sederhana: memanggil nama Tuhan untuk memohon pertolonganNya (ay. 4). Dan pengalaman yang menakutkan itu ternyata justru menjadi momentum bagi pemazmur untuk semakin mengenal dan mengasihi Tuhan. Mengapa? Pertama, Tuhan adalah Allah yang mendengar doa umatNya. Kedua, Tuhan adalah Allah yang pengasih dan penyayang (seperti orang tua terhadap anak-anaknya). Ketiga, Tuhan adalah Allah yang menyelamatkan.
Selain bersaksi tentang Tuhan yang telah menyelamatkannya, pemazmur juga mengajak setiap orang untuk membalas kebaikan Tuhan. Ada empat hal yang dilakukan pemazmur: memuliakan Tuhan (beribadah dengan setia), membayar nazar (memenuhi komitmen dan melakukan tanggung jawab kita), mempersembahkan korban (bersyukur), dan mempersembahkan diri sebagai hambaNya (melayani Tuhan).

REFLEKSIKU
Renungkanlah, Anda pasti juga banyak memiliki pengalaman ditolong, diselamatkan dan disertai oleh Allah. Apa yang telah Anda lakukan bagi Dia? Apakah Anda merencanakan sesuatu yang lebih baik lagi yang akan Anda lakukan bagiNya?    

TEKADKU
Tuhan, terima kasih atas segala kebaikanMu dalam hidupku. Tolonglah hambaMu ini untuk tidak hanya mencari dan mengejar yang baik dariMu, melainkan juga berjuang dan mengejar diri sendiri untuk melakukan hal-hal yang lebih baik untukMu, menjadi pribadi yang lebih baik di hadapan Allah. Amin. 

TINDAKANKU
“Membalas” kebaikan Tuhan hari ini dengan cara : _________________________________________

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»