suplemenGKI.com

Kamis, 1 Juni 2017

31/05/2017

SEMESTA BERNYANYI

Mazmur 104:31-35

 

Pengantar
Lagu Semesta Bernyanyi diawali dengan lirik “Alam raya menyanyikan kemuliaan-Nya. Cakrawala memasyurkan karya tangan-Nya.” Suatu lagu menggambarkankarya ciptaan Tuhan yang memuji dan mengagungkan nama Tuhan. Di akhir lagu terdapat pengulangan kalimat bahwa “Hanya Tuhanlah yang layak untuk dipuji.” Nyanyianinilah yang juga ingin disampaikan oleh pemazmur dalam bagian ini bahwa ia juga rindu untuk memuliakan Tuhan melalui hidupnya ketika melihat hasil karya ciptaan Tuhan. Mari kita renungkan.

Pemahaman

  • Ayat 31-32    : Bagaimana Pemazmur memuji Tuhan?
  • Ayat 33          : Apakah yang hendak dilakukan oleh pemazmur untuk memuliakan Tuhan?
  • Ayat 34-35    : Apakah yang menjadi harapan pemazmur kepada Tuhan?

Pemazmur memuji Tuhan dengan menyatakan “Biarlah kemuliaan Tuhan tetap untuk selama-lamanya, biarlah Tuhan bersukacita karena perbuatan-perbuatan-Nya.”Pemazmur berkata bahwa ia akan menyanyikan pujian bagi Allah di sepanjang hidupnya sebagai Allah yang mahakuasa (Ay. 32). Pemazmur ingin selalu memuji Tuhan dan bersukacita (Ay. 33). Bahkan seluruh keberadaan hidupnya diperuntukkan bagi pujian kepada Tuhan.

Kerinduannya agar orang-orang jahat dilenyapkan sejalan dengan konsepnya tentang kebaikan ciptaan Allah. Pemazmur berharap agar orang-orang berdosa yang ada di bumi habis dan orang-orang fasik tidak ada lagi (Ay. 35). Orang-orang yang menentang dan melawan Allah pasti akan musnah. Tidak ada ada seorangpun yang berhasil jika iamengeraskan hati melawan yang Mahakuasa. Hal inilah yang menjadi pokok pujian pemazmur “Pujilah Tuhan, hai Jiwaku! Haleluya!”

Pemazmur mengajak kita untuk meresponskedaulatan Tuhan dengan dua hal. Pertama, terus memuji, memuliakan Tuhan dalam kehidupan kita dengan mewujudkannya melalui menjaga kekudusan hidup kita. Kedua, karena Tuhan begitu dahsyat dan berkuasa atas semua yang ada di bawah kolong langit ini, apalagi yang harus dicemaskan oleh anak-anak-Nya? Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik bagi umat yang dikasihi-Nya. Tuhan juga tidak menjadikan segala sesuatu untuk disembah dan membuatnya baginya sebagai berhala. Bukan ciptaan yang dipuji, tetapi Penciptanyalah yang harus disembah dan dimuliakan.

Refleksi
Renungkanlah: Bagaimana kita melewati hidup kita selama ini, apakah Tuhan pernah meninggalkan kita? Pasti begitu banyak badai kehidupan yang berusaha menghancurkan hubungan kita dengan-Nya. Mari kita mengikuti jejakpemazmur untuk selalu percaya Tuhan memelihara kehidupan kita. Tuhanlah yang layak kita puji selama kita masih hidup di dunia.

Tekadku
Ya Tuhan, tolong aku untuk terus bisa memuji dan memuliakan Nama-Mu dalam segala keadaan yang kualami. Dalam suka maupun duka yang kualami, karena aku percaya Tuhanlah yang memegang kehidupanku dan pasti akan menopangku.

Tindakanku
Dalam kesibukan kita, marilah kita menyediakan waktu dan berhenti sejenak. Beristirahat. Merenung. Menikmati alam ciptaan Tuhan. Bersukaria didalamkeagungan Tuhan dengan memuji Tuhan melaluinyanyian dan puji-pujian.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»