suplemenGKI.com

PERLENGKAPAN SENJATA TERANG

Roma 13:11-14

Pengantar

St. Agustinus sewaktu muda memiliki ibu, yaitu Monika, yang takut akan Tuhan, dan berdoa supaya anaknya menjadi orang Kristen yang sejati. Tetapi ayahnya memiliki ambisi besar supaya anaknya menjadi orang yang sukses. Agustinus bertumbuh menjadi orang yang pintar, tetapi hidupnya menjadi rusak sejak masa remajanya. Sewaktu berusia 16 tahun, dia sudah tidur dengan banyak perempuan.  Waktu berumur 17 tahun dia mempunyai seorang kekasih yang dia sayangi terus menerus, sampai kemudian mereka terpaksa berpisah. Hati Agustinus selalu gelisah dan terombang-ambing. Kemudian dia bertemu dengan filsuf-filsuf dan mempelajari filosofi. Suatu saat dia bertemu dengan Ambrose, Bishop of Milan, yang memperkenalkan Firman kepadanya. Tetapi hatinya tidak mau bertobat dan terus mencintai dunia. Di dalam bukunya The onfession, dia mengatakan “Tuhan, sebentar lagi” walaupun dia menyadari Tuhan menariknya untuk kembali kepada Tuhan, “beri aku waktu sebentar lagi sebelum aku bertobat.” Suatu hari dia dan teman baiknya Alifius sedang membaca Alkitab, Agustinus kemudian diam-diam menjauhkan diri dari Alifius dan menyendiri ke suatu taman. Agustinus bergumul, dia tahu Tuhan sedang menarik dia, dia berseru kepada Tuhan dan menangis. Tiba-tiba dia mendengar anak-anak sedang bermain dan berkata “take out and read”, dia langsung mengerti dan kemudian dia membaca Roma 13:13-14. Dari ayat-ayat ini, dia sadar dan meninggalkan dosanya dan menyerahkan diri kepada Tuhan

Pemahaman

  • Ayat 11-12    : Mengapa Paulus menasehati jemaat di Roma dengan mengatakan “saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur” dan “hari sudah jauh malam”?
  • Ayat 13-14    : Apakah isi nasehat Paulus bagi jemaat di Roma?

Hakikat Hukum Taurat adalah kasih. Iman Kristen tidak memisahkan kasih dan kekudusan. Kasih sangat penting sehingga orang Kristen selalu berhutang untuk menunjukkan kasih kepada orang lain. Demikian juga dengan kekudusan. Hal ini begitu penting bagi Paulus sehingga ia menasehatkan kepada jemaat Roma dalam nada yang mendesak dengan mengatakan “saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur” dan “hari sudah jauh malam, telah hampir siang.”Paulus menegaskan kepada mereka bahwa hanya ada dua kemungkinan yaitu: siang dan malam (hidup dalam kegelapan atau terang). Roma 13:14 mengingatkan kepada kita “kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang” dan dari 1 Tes : 5 kita tahu bahwa senjata itu adalah iman, pengharapan dan kasih. Di dalam Roma 13:13, kita melihat senjata-senjata kegelapan, ada tiga kategori yang Paulus sebutkan di sini, yang pertama adalah “jangan dalam pesta pora dan kemabukan”, yang kedua, “jangan dalam percabulan dan hawa nafsu” dan yang ketiga “jangan dalam perselisihan dan iri hati”. Paulus juga mengatakan bahwa jangan hanya tidak melakukan perbuatan-buatan itu, tetapi bahkan jangan sampai kita memikirkan hal-hal tersebut. Ini yang ditekankan dalam Roma 13:14b “Jangan merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya”. Sebenarnya terjemahan Indonesianya kurang baik, karena bukan berarti kita tidak boleh merawat tubuh kita seperti mandi dan berolah raga. Terjemahan yang lebih tepat adalah “janganlah berpikir untuk memuaskan keinginan dagingmu.”

 

Refleksi

Apakah kita masih hidup dalam keduniawian kita dan menunda-nunda untuk bertobat kepada Tuhan? Sudahkah kita menjaga kekudusan kita di hadapan Tuhan?

 

Tekadku

Ya Tuhan ampunilah saya yang masih hidup dalam kedagingan, tarik saya supaya saya bisa kembali hidup kudusdanmeninggalkan dosa yang biasa saya lakukan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«