suplemenGKI.com

Jumat, 9 Maret 2012

08/03/2012
For U

For U

1 Korintus 1:18-25

Arti Salib

 Kekristenan tidak dapat dipisahkan dengan salib, sebab salib adalah identitas diri orang Kristen. Tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa karena saliblah maka kekristenan ada. Tanpa salib, Saudara dan saya tidak akan menjadi Kristen. Hari ini kita akan merenungkan arti salib itu lebih dalam lagi.

-  Apakah Saudara bangga dengan salib? Pernahkah Saudara bercerita tentang salib kepada orang yang belum mengerti tentang salib? Kalau belum, mengapa? Kalau sudah, bagaimana reaksi orang tersebut?

-  Mengapa salib menjadi batu sandungan bagi orang Yahudi dan menjadi kebodohan bagi orang Yunani?

-  Apa yang dapat kita teladani dari rasul Paulus ketika berbicara tentang salib?

Renungan

Salib menjadi batu sandungan bagi orang Yahudi, karena hal ini bertentangan dengan pengajaran Perjanjian Lama. Dalam kitab Ulangan 21:22-23 mengatakan, “Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada sebuah tiang, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.” Lalu kalau orang Kristen mewartakan bahwa di atas salib itu ada anugerah keselamatan, maka berita itu sulit diterima orang Yahudi. Sulit bagiorang Yahudi untuk melihat bahwa melaluiorang yang digantung – yang menurut Perjanjian Lama adalah orang yang terkutuk – mengalir anugerah Allah. Sekalipun ada kitab Yesaya yang berbicara tentang Hamba Tuhan yang menderita (Yes. 52:13-53:12), yang oleh para penulis kitab Injil, di bawah pimpinan Roh Kudus, dihubungkan dengan penderitaan dan kematian Kristus, namun orang Yahudi memiliki versi berbeda, yaitu bahwa hamba Tuhan yang menderita itu adalah diri mereka sendiri. Inilah sebabnya mengapaorang-orang Yahudi memandang salib sebagai suatu kebodohan, sehingga mereka sulit percaya kepada Kristus

Sedangkan salib menjadi suatu kebodohan bagi orang-orang Yunani karena bagi orang Yunani Allah dipandang sebagai pribadi yang apatheia, yaitu ketidaksanggupan total untuk merasakan. Sebab, bila Allah memiliki perasaan senang-susah, bahagia-sedih, maka Allah akan mudah untuk dipengaruhi. Dan bila Allah dapat dipengaruhi, maka pribadi yang mampu mempengaruhi Allah itulah yang sepantasnya menjadi Allah. Selain itu,orang Yunani juga menganggap bahwa Allah adalah sumber segala kebaikan, keindahan, kebahagiaan. Kalau Sang Sumber itu kemudian menjelma menjadi manusia, maka akan terjadiperubahan yang mulia itu menjadi yang hina, yangindah menjadi buruk, dsb.

Di tengah-tengah cemoohanorang-orang Yahudi maupun Yunani ini, rasulPaulus berdiri dengan tegak sambil memberitakan salib Kristus. Sekalipun bagiorang Yahudi salib adalah batu sandungan, dan bagiorang Yunani salib adalah kebodohan, tapi rasulPaulus menegaskan bahwa salib adalah kekuatan Allah. Hikmat dan pemikiran manusia tidak dapat dijadikan patokan, sebab hikmat dan pemikiran manusia itu terbatas adanya. Kita tidak dapat mengatakan bahwa segala yang tidak masuk akal adalah tidak benar. Sejarah telah membuktikan keterbatasan hikmat dan pemikiran manusia ini berulang kali. Beberapa ratus tahun yang lalu, pendapat yang mengatakan bahwa bumi ini bulat dianggap sebagai suatu kebodohan, sebab manusia pada jaman itu berpikir bahwa bumi ini datar. Tapi sekarang justruorang yang berpikiran bahwa bumi ini datarlah yang dianggap tidak memiliki hikmat. Dari sini kita dapat bagaimana dengan teguh mengedepankan iman daripada pemikiran kita.

=====================================================================================

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«