suplemenGKI.com

Jumat, 9 April 2021

08/04/2021

Hidup Dalam Persekutuan

Kis 2:41-47

 

Pengantar
                Manusia sebagai mahluk sosial, pasti senang untuk berkomunikasi dengan sesamanya, bahkan mereka akan membentuk kelompok-kelompok sesuai dengan minat, hobby bahkan agamanya masing-masing. Maka sangatlah mudah untuk menemukan dan membentuk kelompok-kelompok tersebut, dan tidak jarang pula kelompok-kelompok tersebut juga rawan untuk perpecahan mana kala kepentingan yang ada dalam kelompok tersebut sudah berbeda satu dengan yang lain. Apa yang membedakan kelompok-kelompok tersebut dengan gereja (kelompok orang-orang percaya)?

Pemahaman
Ay 41, Apa yang terjadi pada gereja mula-mula?
Ay 42, Apa yang dilakukan oleh para rasul?
Ay 43-44, Apa yang terjadi dengan para rasul dan jemaat pada waktu itu?
Ay 45-47, Apa yang terjadi pada jemaat mula-mula?

Setelah Petrus berkhotbah, maka banyak orang yang mulai menjadi percaya, dan mereka memberikan diri untuk dibaptis, dan dicatat jumlah mereka tiga ribu jiwa. Sungguh suatu jumlah yang sangat luar biasa, mengingat awal mereka hanya berjumlah 120 orang (Kis 1:15). Mereka bertekun dalam pengajaran para rasul dan hidup dalam persekutuan yang hangat. Mereka juga berkumpul, memecahkan roti dan berdoa. Bahkan Tuhan terus menambahkan mujizat dan tanda-tanda-Nya melalui para rasul, sehingga menambah orang yang percaya dan terus hidup dalam persekutuan.

Dengan bertambah banyaknya orang-orang yang percaya maka semakin banyak pula orang-orang yang harus dilayani oleh para rasul. Kehidupan orang-orang percaya pada waktu itu dalam keadaan yang cukup sulit mengingat bahwa mereka (orang percaya) dibenci oleh orang -orang Yahudi. Namun di sisi lain hal ini membuat mereka semakin bersatu, dan bahkan mereka-mereka yang hidupnya berkecukupan memberikan hartanya untuk dapat dipakai oleh banyak orang sesuai dengan keperluannya.

Mereka benar benar hidup dalam persekutuan dan bertekun dalam pengajaran dan berdoa bersama para rasul. Bahkan secara bergantian mereka mengadakan persekutuan dan memecahkan roti di rumah mereka masing-masing.

Orang-orang percaya tak henti-hentinya memuji muji Tuhan dan mereka hidup di dalam kebenaran Firman-Nya sehingga banyak orang yang menyukai apa yang diperbuat oleh orang percaya, dengan demikian jumlah orang yang percaya semakin bertambah-tambah.

Refleksi
Ambil waktu sejenak dan merenungkan: Bagaimana hidup persekutuan kita dengan Tuhan dan persekutuan kita dengan sesama orang yang percaya? Apa yang menjadi pembeda antara anda hidup sebagai persekutuan orang percaya dengan anda hidup sebagai anggota salah satu kelompok yang ada?

Seberapa besarkah kita ini mau berbagi dengan orang lain?

Tekadku
Ya Tuhan, ampunilah keegoan hati kami yang hanya memikirkan diri sendiri, padahal kami seharusnya hidup dalam persekutuan orang percaya. Perbaharuilah kami ya Kristus, Amin.

Tindakanku
Sebagai wujud hidup dalam persekutuan orang yang percaya, saya terus mau menjalin relasi dengan Tuhan semakin baik, demikin juga relasi dengan sesama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«