suplemenGKI.com

Jumat, 8 April 2016

07/04/2016

MEMULIHKAN SEMANGAT PELAYANAN

Yohanes 21:1-14

 

PENGANTAR
Mempertahankan semangat pelayanan bukanlah sesuatu yang mudah.  Sering kali, semangat pelayanan kita tidak jauh berbeda dari sekeping kerupuk: renyah-meriah sejenak, namun segera “melempem” bila tak dijaga dengan baik. Ada banyak hal yang dapat membuat semangat pelayanan kita menurun. Padahal, bila semangat pelayanan kita menurun maka kualitas pelayanan kita pun akan menurun. Karena itu, sangatlah penting untuk selalu menjaga semangat pelayanan kita.  Syukurlah bahwa Tuhan juga sangat peduli terhadap menurunnya semangat pelayanan kita.  Yesus akan menggunakan berbagai macam cara untuk membangkitkan kembali semangat pelayanan para murid-Nya.

PEMAHAMAN

Ay. 1-3        Berapa orang murid yang berkumpul di pantai danau Tiberias pada waktu itu? (ay.2) Menurut Anda, apa yang sedang mereka lakukan di sana?

Ay. 4-14      Bagaimana Yesus menyapa mereka? (ay.5). Mujizat apa yang Tuhan lakukan bagi mereka? (ay.6). Apa tujuan Yesus melakukan mukjizat ini? (bandingkan dengan Lukas 5:1-11).

Tujuh orang murid Yesus berkumpul di pantai danau Tiberias. Ini adalah tempat yang sudah sangat mereka kenal ketika mereka masih menjadi nelayan, sebelum mereka menjadi murid Yesus. Tidak aneh bila mereka memilih tempat ini untuk berkumpul setelah Yesus tidak lagi bersama-sama dengan mereka. Tidak terlalu jelas apakah mereka memang ingin kembali kepada profesi mereka sebelumnya, yaitu nelayan. Namun, ketika Petrus menyatakan keinginannya untuk menangkap ikan, murid-murid yang lain langsung mengikutinya.

Sapaan Yesus merupakan pendahuluan bagi mukjizat yang akan dilakukan-Nya di hadapan mereka. Mereka memang tidak memperoleh apa-apa pada malam itu. Namun, ketika Yesus memerintahkan mereka untuk menebarkan jala mereka dan menariknya kembali ternyata mereka berhasil menangkap ikan dalam jumlah yang sangat besar. Mukjizat yang serupa pernah Yesus lakukan ketika pertama kali Yesus berjumpa dengan mereka dan memanggil mereka menjadi “penjala manusia” (Luk. 5:11). Jadi, melalui mukjizat ini Yesus bukan hanya memperkenalkan diri-Nya kepada mereka namun juga mengingatkan mereka akan panggilan mereka yang mula-mula untuk memberitakan Injil.

REFLEKSI
Apakah aku masih melayani dengan penuh semangat? Atau, semangat pelayananku sudah menurun jika dibandingkan dengan semangatku ketika pertama kali mengambil komitmen untuk melayani?

TEKADKU
Tuhan, tolonglah aku agar aku kembali melayani dengan penuh semangat.

TINDAKANKU
Aku akan berusaha menemukan berbagai hal yang dapat menyebabkan semangat pelayananku menurun dan mencari cara untuk mengatasinya. Aku akan mendiskusikan hal ini dengan salah seorang rekan sepelayananku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«