suplemenGKI.com

Jumat, 7 Juni 2019

06/06/2019

Yohanes 14:15-17

MELAYANI DENGAN BENAR

PENGANTAR
Faktor apa sajakah yang menentukan keberhasilan pelayanan kita? Tentu, kita dapat menyebutkan banyak hal. Namun, di antara sekian banyak faktor itu, ada dua faktor yang terpenting. Pertama, motivasi, yaitu apa yang mendorong kita melakukan pelayanan tersebut. Tanpa motivasi yang benar, semangat pelayanan kita akan habis di tengah jalan. Pelayanan yang didorong oleh motivasi yang salah akan berakhir dalam kekecewaan. Kedua, sumber daya, yaitu apa yang kita andalkan untuk mengerjakan pelayanan tersebut. Kita tahu bahwa kekuatan kita sendiri sangatlah terbatas. Kita membutuhkan sumber daya atau kekuatan untuk menyelesaikan pelayanan kita, khususnya pada waktu menghadapi tantangan dan kesulitan. Perikop hari ini akan menolong kita menemukan motivasi yang benar dan sumber daya yang terbaik bagi pelayanan kita.

PEMAHAMAN

  • Ay. 15. Mengapa Yesus menghubungkan ketaatan dan kasih? Apa arti kalimat Yesus ini?
  • Ay. 16-17. Apa yang dijanjikan Yesus kepada para murid-Nya? Mengapa janji ini penting bagi mereka?
Untuk mendorong para murid agar taat kepada pesan yang telah disampaikan-Nya, yaitu agar mereka melanjutkan pekerjaan-Nya, Yesus berkata, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” Di satu sisi, kalimat itu berarti bahwa ketaatan para murid adalah tolok ukur kasih mereka kepada Yesus. Namun, di sisi lainnya, kalimat itu juga mengandung nasihat agar mereka melakukan perintah Yesus itu dengan motivasi yang benar, yaitu kasih kepada Yesus. Yesus tahu bahwa pekerjaan yang ditinggalkan-Nya bagi para murid bukanlah sesuatu yang ringan. Tanpa motivasi yang benar – yaitu kasih kepada Yesus – mereka tidak akan sanggup mengerjakannya.

Kepergian Yesus akan membuat para murid kehilangan seorang Guru yang selama ini menjadi penolong mereka. Tanpa kehadiran-Nya, para murid harus mengerjakan pekerjaan-pekerjaan besar yang dititipkan-Nya kepada mereka. Hal ini akan mendatangkan masalah besar bagi mereka. Namun, Yesus telah menyediakan solusinya. Ia berjanji mengirim Roh Kudus untuk menyertai mereka. Roh Kudus disebut “Penolong” yang diterjemahkan dari istilah Yunani, parakletos. Secara harfiah, parakletos berarti “seseorang yang dipanggil untuk membantu seseorang.” Ini dapat merujuk pada penasihat, penasihat hukum, mediator atau pendoa syafaat. Fungsi Roh adalah untuk mewakili Allah kepada orang percaya seperti yang dilakukan Yesus dalam wujud inkarnasinya. Dengan penyertaan Roh Kudus, para murid senantiasa akan dapat memiliki akses kepada Bapa, meskipun Yesus tidak lagi bersama mereka. Selain itu, Roh Kudus juga akan mengarahkan keputusan mereka, menasihati mereka terus-menerus, dan tetap bersama mereka selamanya.

REFLEKSI
Apa yang selama ini menjadi motivasi pelayanan Anda? Dan, apa yang menjadi andalan utama dalam pelayanan Anda? Apa dampaknya bagi pelayanan yang Anda lakukan?

TEKADKU
Tuhan, aku mau menempatkan kasihku kepada-Mu sebagai satu-satunya motivasi pelayananku, dan menundukkan diriku di bawah pimpinan Roh Kudus yang Engkau berikan kepadaku.

TINDAKANKU
Aku akan membuat daftar berbagai hal yang selama ini masih terselip di dalam motivasi pelayananku, dan aku akan memohon kepada Tuhan agar Ia memurnikan motivasi pelayananku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»